Utusan PBB: Kehancuran Akibat Konflik di Suriah Mengerikan

Seorang tokoh senior PBB mengatakan dirinya “ngeri” dengan apa yang dia sebut sebagai tindakan tidak menghormati kehidupan warga sipil di dalam konflik Suriah, demikian dilaporkan Worldbulletin.

Habib Rizieq: Remaja Tak Tahu PKI Sejak Film G30S PKI Berhenti Diputar

Jika Presiden Jokowi meminta maaf kepada PKI, maka sama saja menyalahkan TNI dan ulama. Termasuk menyalahkan NU dan Muhammadiyah. Jokowi jangan coba-coba memberikan kesempatan kepada orang-orang PKI dan simpatisannya dalam kekuasaan.

Kain Sepanjang 3 KM Bertulis Kalimat Tauhid Membentang dari Bunderan HI ke Senayan

Sekira 80.000 massa dari berbagai ormas Islam se-Indonesia menggelar aksi Parade Tauhid Indonesia di area Car Free Day, Jakarta Pusat mulai pukul 08.00 WIB. Dengan mengambil rute Senayan-Bunderan HI-Senayan, parade ini ditujukan untuk mensyukuri nikmat kemerdekaan RI ke-70.

Bule Cantik Asal Inggris Masuk Islam Saat Menikah dengan Bayu

Jennifer bule cantik asal Inggris menikah dengan Bayu Kumbara alias Paik (27) memakai adat Minang. Jennifer tampak cantik memakai pakaian adat Padang. Pernikahan keduanya meriah di kediaman Paik di Lapai, Padang.

Rusia Kirim 6 Pesawat MiG-31 untuk Bantu Suriah Lawan Pejuang

Rusia memberikan enam pesawat tempur Mikoyan MiG-31 untuk Suriah dalam upaya membantu negara Arab itu melawan pejuang oposisi, sebuah laporan mengatakan.

Masya Allah! Setahun Terkubur, Jasad Mujahid Palestina Ini Masih Utuh

Sebuah tanda kebesaran Allah dan keutamaan mati syahid kembali ditemukan di Kota Gaza, baru-baru ini. Para pekerja bangunan menemukan jasad seorang mujahid dari Batalion Izzuddin Al Qassam di bawah reruntuhan gedung yang hancur akibat agresi Israel setahun lalu. Anehnya, jasad mujahid tersebut masih utuh.

Siapa Dr. Zakir Naik Sebenarnya?

Siapa yang tidak kenal Dr. Zakir Naik? Seorang ulama India, penulis dan perbandingan agama yang kerap menyampaikan dakwah lewat debat dan ceramah di seluruh dunia.

Inilah Alasan Nabi Melarang Kencing Berdiri

Kencing atau bahasa halusnya buang air seni sudah bukan suatu hal yang asing lagi bagi umat manusia. Setiap manusia melakukan aktivitas ini untuk mengeluarkan sisa-sisa metabolisme tubuh (mengeluarkan kotoran tubuh). Dalam melakukan aktivitas ini pun kita dituntut melakukannya dengan benar dan sesuai aturan.

Konspirasi GIDI, OPM dan Salibis-Zionis Dalam Makar Terhadap NKRI

Organisasi Papua Medeka (OPM) adalah organisasi yang didirikan pada tahun 1965 untuk mengakhiri pemerintahan provinsi Papua dan Papua Barat yang sebelumnya dikenal sebagai Irian Jaya, dan untuk memisahkan diri dari Indonesia.

Monday, August 17, 2015

Tim SAR Temukan 20 Jenazah Korban Kecelakaan Trigana

Kepala Badan SAR Nasional Marsekal Madya FH Bambang Sulistyo menyatakan hingga pukul 11.05 WIT tim penyelamat sudah menemukan 20 jenazah korban kecelakaan pesawat Trigana Air.

“Informasi terkini, 20 jenazah telah ditemukan tim SAR dan masyarakat, dalam keadaan utuh dan terbakar,” katanya di Sentani, Kabupaten Jayapura, Papua, Selasa (18/8/2015).

Ke-20 jenazah korban yang sudah ditemukan selanjutnya akan dievakuasi ke Jayapura. Jenazah korban akan dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara di Distrik Abepura, Kota Jayapura untuk diidentifikasi oleh Tim Disaster Victim Identifications (DVI).

“Tim SAR disana sedang menyiapkan segala sesuatu untuk proses evakuasi ke Jayapura. Kami juga telah telah menyiapkan RS Bhayangkara untuk digelarnya proses identifikasi ke-20 korban itu,” katanya seperti dikutip Antara.

“Kita juga siapkan tim DVI di Jayapura proses identifikasi. Semoga evakuasi hari ini berjalan aman dan lancar,” katanya.

Bambang mengatakan pesawat Trigana PK-YRN ditemukan dalam keadaan hancur dan terbakar di Kampung Oksob, Distrik Okbape, Kabupate Pegunungan Bintang, Papua.

(rn/Islampos/internasnews)

Habib Rizieq: PKI dan Liberal Sama

Liberaslisme, pluralisme, dan sekularisme merupakan bentuk kemusyrikan modern. Hal itu pertanda disabilitas akal dan kecelakaan berfikir yang besar.
 
Pernyataan itu disampaikan Sekjen Majelis Intelektual Ulama Indonesia (MIUMI) Bachtiar Natsir dalam pembukaan Parade Tauhid Indonesia di Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta Pusat, Ahad (16/8/2015).

“Mistik saat ini tidak seperti mistik masa lalu. mistik saat ini berbentuk kemusyrikan liberalisme modern. Kemusyrikan prinsip bebas dengan demokrasi liberal dan plural,” tegasnya

Senada dengan Bachtiar, Habib Rizieq Syihab menganggap kaum liberal sama saja dengan kaum komunis di Indonesia.

“PKI dan liberal sama saja. Mereka menolak penerapan syariat Islam dalam kehidupan,” ungkapnya di tempat yang sama.

Dirinya juga menanggapi kabar Presiden Joko Widodo yang ingin meminta maaf kepada keluarga dan simpatisan PKI. Menurutnya jika itu dilakukan menimbulkan persepsi bahwa PKI memang tidak bersalah.

“Sejak tahun 90’sampai saat ini banyak yang tidak tahu bahwa era 1966-1988 sejarah penghianatan PKI masuk dalam kurikulum pelajaran. Namun sejak reformasi sejarah itu dihapus. Ada apa? Berarti ada yang bermain, ada tangan jahat yang menekan” ujarnya.

(suandriansyah/Islampos/internasnews)

Habib Rizieq: Remaja Tak Tahu PKI Sejak Film G30S PKI Berhenti Diputar

Jika Presiden Jokowi meminta maaf kepada PKI, maka sama saja menyalahkan TNI dan ulama. Termasuk menyalahkan NU dan Muhammadiyah. Jokowi jangan coba-coba memberikan kesempatan kepada orang-orang PKI dan simpatisannya dalam kekuasaan. Jika sampai PKI berkuasa, umat Islam wajib menyiapkan diri untuk memenuhi panggilan jihad, mengangkat senjata melawan PKI.

Demikian dikatakan Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Syihab dalam orasinya pada Parade Tauhid, Ahad (16/8) di Gelora Bung Karno (GBK) Jakarta.

Dikatakan Habib Rizieq, gerakan PKI  saat ini makin merajelela. Belum lama ini, di Univesitas Jember,  ada mahasiswa yang menggambar tembok kampus dengan gambar palu arit.

“Inilah momen kebersamaan, persatuan dan persaudaraan kita untuk merapatkan barisan, untuk melawan PKI. Mari satukan hati dan langkah kita untuk itu. Kita tahu, PKI jelas-jelas menolak hukum agama di Indonesia. PKI dan liberalisme sama-sama menolak syariat Islam. Jika sampai Jokowi meminta maaf pada PKI, maka Jokowi sama saja membuka luka lama umat Islam.”

Habib sangat menyayangkan, jika anak muda yang lahir di era 90-an, banyak yang tidak tahu PKI. Jika sebelumnya (1966-1988), sejarah kebiadaban PKI masih masuk kurikulum sejarah Indonesia, tapi setelah reformasi, sejarah kekejaman PKI malah dihapus kurikulum. Ini membuktikan ada upaya untuk menghilangkan jejak kekejaman PKI.

Masih segar dalam ingatan, pada tahun 1985-1998 Stasiun TVRI selalu memutar film kekejaman G30S PKI setiap tahunnya. Dari pemutaran film itu, anak-anak dan para generasi muda, dari Sabang-Merauke, telah mengetahui kebiadaban PKI. Sejak tahun 1998, film G30S PKI tidak lagi diputar.

Habib Rizieq mendesak pemerintah, agar pengkhiatan G30PKI harus dimasukkan kembali dalam kurikulum sejarah Inodnesia. Begitu juga agar film kebiadaban G30S PKI diputar lagi, sehingga anak-anak kita tidak kehilangan informasi tentang kebiadaban PKI.

Tegakkan Hukum Di Tolikara

Selain itu, Habib juga menyinggung soal Peristiwa Tolikara. Habib meminta agar hukum ditegakkan di Tolikara. Seret pelakunya dengan hukuman yang setimpal. Jika Presiden Jokowi tidak menangkap pelaku penyerangan umat Islam di Tolikara saat melakukan shalat Idul Fitri, maka jelas Jokowi telah melanggar Undang-undang.

“Jika penyerangan masih saja terjadi, dan membiarkan Peraturan yang diskriminasi terhadap umat Islam, maka tak usah tunggu lagi pemerintah untuk bertindak. Siapkan diri para mujahid untuk berangkat jihad membela kaum muslimin yang terzalimi. Jangan sampai ada darah muslim yang menetes,” kata Habib Rizieq.

Habib mengatakan, jika orang kafir bisa mengancam, kita umat Islam juga bisa mengancam. Jika umat Islam merasa sakit, maka musuh Islam bisa lebih sakit. Jika umat Islam lelah, maka musuh Islam pun lelah . Jika umat Islam bisa takut, maka musuh Islam pun bisa lebih takut. “Sudah saatnya umat Islam bersatu.”

Masih dalam Parade Tauhid, pimpinan Majelis Zikir Az-Zikra Ustadz Arifin Ilham memimpin doa dan zikir dengan mendoakan kaum muslimin di Palestine, Afghanistan, Irak, Suriah, Yaman, Mesir, Afrika Tengah, Cina, Myanmar, Moro Philipina, Patani – Thailand Selatan, hingga Kasmir India.

Bersamaan dengan itu, Ustadz Fadzlan Garamatan, dai asal Papua, mengatakan, kedaulatan di negeri tengah dicabik-cabik oleh orang yang tak bertanggungjawab. Karenanya, umat Islam harus satukan perjuangan. Di hadapan puluhan ribu umat Islam, Ustadz Fadzlan melepas jamaah kaum muslimin Parade Tauhid untuk bergerak dengan berjalan kaki dari Senayan, Bunderan HI, dan kembali lagi ke Senayan.

(Desastian/Islampos/internasnews)

Ketua MUI: Warga Jakarta Wajib Pilih Pemimpin Muslim

Ketua MUI KH Kholil Ridwan
Sudah saatnya umat Islam khususnya Warga Jakarta menggantikan Gubernur DKI Jakarta yang sekarang. Ke depan tidak ada lagi Gubernur DKI Jakarta yang non Muslim. Wajib hukumnya masyarakat Muslim Jakarta untuk menggantikan Ahok dari Gubernur DKI Jakarta.

“Terlarang dan haram hukumnya memilih pemimpin atau Gubernur yang bukan Muslim. Dan berdosa hukumnya memilih pemimpin kafir,” kata KH. Cholil Ridwan yang mewakili PP Majelis Ulama Indonesia (MUI) dalam orasinya saat Parade Tauhid di Gelora Bung Karno (GBK) Jakarta, Ahad (16/8).

Bicara sejarah, kejayaan Jakarta adalah hasil jerih payah pemimpin Islam Fatahilah. Dengan kalimat tauhid dan jihad, Fatahilah mengumpulkan para pemuda dari Cirebon untuk mengusir Portugis dari bumi Jakarta.

Dari Cirebon, tentara Islam diberangkatkan untuk menyerbu Sunda Kelapa, hingga diraihlah kemenangan.

“Saat itu Batavia diganti namanya menjadi Fathan Mubina atau Jayakarta. Itulah pengorbanan nyawa yang dilakukan Fatahilah dan pasukannya untuk mengusir penjajar Portugis yang kafir.  Karena itu, wajibnya hukumnya bagi umat Islam untuk menggantikan Gubernur Jakarta yang kafir.

“Ke depan, umat Islam harus memiliki Gubernur yang muslim dan sholeh. Kini, jihad itu bukan hanya dengan perang, tapi mengorbakan waktu, pikiran, tenaga dan harta, agar Jakarta tidak dipimpin oleh Gubernur non muslim. Kita harus memiliki calon dari kalangan umat Islam sendiri,” ungkap KH. Cholil berharap.

(Desastian/Islampos/internasnews)

Parade Tauhid Ingin Tiru Barisan Rasulullah

Indonesia merdeka ditegakkan dengan kalimat tauhid, jihad, darah, dan harta, kenapa Parade Tauhid ini tak diperbolehkan. Parade Tauhid ini diadakan untuk menegakkan kalimat Tauhid. Jika ada pihak-pihak yang menyebut Parade Tauhid ini tidak ada sunnahnya, sesungguhnya mereka telah berbohong. Demikian dikatakan Wakil Amir Majelis Mujahidin Indonesia, Abu Jibril.

“Siapa yang bilang Parade Tauhid tidak ada sunnahnya? Mereka yang mengatakan tidak ada sunnahnya adalah pembohong. Padahal, kata Rasulullah, siapa yang sebelum wafatnya menyebut kalimat Lailaaha Illallah, maka orang tersebut dijamin masuk Surga. Karena itu, jangan ikuti pembohong atas nama Allah itu,” kata Ustadz Abu Jibril dalam orasi di Panggung Utama Parade Tauhid, Ahad (16/8) pagi.

Ustadz Haikal Hasan juga menjelaskan, Parade Tauhid pertama dilakukan pada  Rasulullah Saw. Ketika itu Umar Bin Khaththab bertanya kepada Rasulullah Saw. Apakah dakwah Islam yang disampaikan Nabi saw adalah kebenaran? Jika memang kalimat tauhid itu kebenaran, maka hendaknya disampaikan secara terang-terangan. Tak perlu sembunyi. Ketika itulah Rasulullah memimpin ‘Parade Tauhid’ dengan membentuk barisan-barisan yang rapi.

“Di barisan pertama ada Umar bin Khaththab, dan di barisan kedua ada Hamzah bin Abdul Muthalib. Ketika itu barisan itu begitu rapi dan solid. Kalimat tauhid pun diucapkan. Hal inilah yang menjadi daya tarik, sekaligus menggetarkan  kaum Quraisy,” kata Ustadz Haikal.

Dikatakan Ustadz Abu Jibril, akan datang suatu masa sejelek-jelek dan sejahat-jahat manusia yakni penguasa yang dzalim kepada rakyatnya. Saat ini, penguasa di negeri ini bukanlah pemimpin yang shaleh.

“Dengan Parade Tauhid ini diharapkan muncul penguasa yang saleh, yang mencintai keadilan dan kebenaran, serta sayang pada rakyatnya. Kita harapkan lahir pemimpin yang membela dan menyelamatkan rakyatnya di dunia dan akhirat,” kata Ustadz Abu Jibril.

(Desastian/Islampos/internasnews)

Utusan PBB: Kehancuran Akibat Konflik di Suriah Mengerikan

Seorang tokoh senior PBB mengatakan dirinya “ngeri” dengan apa yang dia sebut sebagai tindakan tidak menghormati kehidupan warga sipil di dalam konflik Suriah, demikian dilaporkan Worldbulletin.
 
Kepala kemanusiaan PBB Stephen O’Brien menyatakan hal itu pada hari Senin kemarin (17/8/2015) setelah mengakhiri kunjungan tiga harinya ke Suriah.

“Saya telah melihat sendiri kehancuran mengejutkan yang ditimbulkan oleh konflik brutal di Suriah dan dampak dari konflik tersebut terhadap warga sipil. Sayangnya, konflik di Suriah terus meningkat,” jelas O’Brien yang merupakan Wakil Sekretaris Jenderal PBB untuk Urusan Kemanusiaan dan Bantuan Darurat.

“Di Homs Saya melihat dengan mata kepala saya sendiri penderitaan manusia yang tak bisa saya bayangkan sebelumnya. Di Kota Tua itu, saya melihat kehancuran merata hampir di setiap rumah, di luar kehancuran kehidupan warga akibat perang.

“Di balik setiap jendela dari rumah yang hancur, kita harus ingat bahwa ada orang-orang di sini hidupnya telah hancur,” tandas O’Brien.

Setidaknya 100 orang – termasuk sejumlah perempuan dan anak-anak – dilaporkan tewas dalam serangan udara di pasar Douma, timur laut dari Damaskus selama akhir pekan lalu.

“Serangan terhadap warga sipil merupakan tindakan melanggar hukum, tidak dapat diterima dan harus segera dihentikan. Saya ngeri dengan tindakan yang tidak menghormati kehidupan warga sipil dalam konflik ini. Saya menyerukan kepada setiap pihak yang terlibat konflik berkepanjangan ini untuk melindungi warga sipil dan menghormati hukum kemanusiaan internasional,” O’Brien menambahkan.

(fq/islampos/internasnews)

PBB Kecam Serangan Udara Rezim Assad di Pasar Douma Suriah

Utusan Khusus PBB untuk Suriah, Staffan de Mistura mengutuk keras serangan udara mematikan rezim Assad di sebuah Douma sebelah timur laut ibukota Damaskus, lapor Anadolu Agency.
 
Mistura mengatakan pemboman hari Ahad lalu di Douma merupakan tindakan yang tidak dapat diterima dalam keadaan apapun.

“Pemboman pemerintah di Douma kemarin sangat menghancurkan. Serangan terhadap daerah sipil dengan bom udara, seperti bom vakum, telah dilarang di bawah hukum internasional,” katanya dalam sebuah pernyataan hari Senin kemarin (17/8/2015).

“Serangan pemerintah terhadap pasar yang ramai, telah menewaskan hampir 100 warga sipil dan tindakan ini tidak dapat diterima dalam situasi apapun,” tegas Mistura.

Serangan hari Ahad terjadi setelah kelompok oposisi bersenjata memotong pasokan air pekan lalu di Damaskus, ia menambahkan.

“Akses Kemanusiaan harus diperbolehkan tanpa syarat dan pembunuhan harus segera berhenti,” tamah Mistura.

Secara terpisah di Washington, Departemen Luar Negeri AS mengutuk keras serangan rezim Assad di pasar Douma.

“Serangan udara kemarin, menyusul pemboman pasar dan serangan terhadap fasilitas medis, menunjukkan ketidakpedulian rezim bagi kehidupan manusia,” kata juru bicara deplu AS John Kirby dalam sebuah pernyataan Senin kemarin.

(fq/islampos/internasnews)

Pasukan Keamanan Tangkap Komandan ISIS di Afghanistan Timur

Seorang komandan dari kelompok ISIS telah ditangkap dalam operasi sapu bersih yang dilakukan oleh pasukan keamanan Afghanistan di provinsi Afghanistan timur Nangarhar, lapor Press TV.
 
Intelijen Afghanistan, Direktorat Keamanan Nasional (NDS), mengatakan dalam sebuah pernyataan pada hari Senin kemarin (17/8/2015) bahwa Hayatullah alias Mansour ditangkap selama penyergapan di daerah Torkham Provinsi Nangarhar yang terletak 220 kilometer (137 mil) sebelah timur ibukota Kabul.

Pernyataan itu menambahkan bahwa dua warga Pakistan, yang diidentifikasi sebagai Yasir alias Sikandar dan Bashir alias Abu Khalid Mohammadi, juga ditangkap bersama dengan petinggi ISIS tersebut.

Sebelumnya pada tanggal 11 Juli, pemimpin ISIS di Afghanistan dan negara tetangga Pakistan, yang diidentifikasi sebagai Hafiz Saeed Khan, tewas bersama dengan 30 gerilyawan ISIS lainnya selama serangan pesawat tak berawak AS di distrik Achin provinsi Nangarhar.

Saeed Khan, mantan orang kuat Taliban dan salah satu teroris yang paling dicari di dunia, telah berjanji setia kepada ISIS pada bulan Januari lalu.

Perkembangan itu terjadi hanya empat hari setelah Gul Zaman, orang nomor dua di kelompok ISIS Afghanistan, juga tewas bersama dengan wakilnya Jahanyar dan lima orang lainnya dalam serangan pesawat tak berawak di wilayah Afghanistan yang sama.

(fq/islampos/internasnews)

Rusia Kirim 6 Pesawat MiG-31 untuk Bantu Suriah Lawan Pejuang

Rusia memberikan enam pesawat tempur Mikoyan MiG-31 untuk Suriah dalam upaya membantu negara Arab itu melawan pejuang oposisi, sebuah laporan mengatakan.

Menurut laporan Ahad lalu di situs berita Turki berbahasa Inggris BGN News, Moskow mengirim pesawat pencegat supersonik ke Damaskus di bawah kontrak yang ditandantangi antara kedua belah pihak pada tahun 2007.

Lembaga Rusia untuk urusan ekspor dan impor produk pertahanan terkait, Rosoboronexport, menolak untuk mengkonfirmasi atau menyangkal terkait laporan pemberian enam pesawat tempur tersebut.

Kontrak perjanjian kedua negara mewajibkan Moskow untuk memberikan dua pesawat tempur tambahan ke Suriah apabila kekerasan semakin meningkat, laporan tersebut menambahkan.

Situs berita Turki lebih lanjut mencatat bahwa pengiriman pesawar adalah bagian dari rencana Rusia untuk meningkatkan kemampuan militer Suriah di garis depan pertempuran melawan pejuang oposisi di wilayah tersebut.

(fq/islampos/internasnews)

Masjid Era Ottoman Alami Kerusakan Akibat Konflik di Suriah

Masjid Taha dibangun pada masa pemerintahan Sultan Ottoman Abdul Hamid II (1876-1909) di pinggiran Damaskus. Namun saat ini, masjid tersebut telah mengalami kerusakan yang cukup parah. Hal ini dikarenakan serangan berulang-ulang oleh rezim Suriah, sampai-sampai penduduk setempat menyatakan masjid itu tidak lagi cocok untuk digunakan, demikian dikutip World Bulletin pada Ahad (16/8/15).

“Jika bukan karena struktur batu masjid yang kokoh, maka masjid itu akan runtuh sekarang,” kata Al-Hajj Abu Mohamed, warga kota Douma di wilayah Barat Ghouta.

Mohamed melanjutkan bahwa langit-langit masjid bersama dengan beberapa dinding telah hancur, karena lima serangan rezim terpisah selama terjadi konflik di Suriah.

“Kami mencoba untuk mengembalikan masjid, tetapi blokade [dikenakan pada daerah oleh rezim] dan kurangnya sumber daya menghalangi kami,” kata Abu Mohamed.

“Jadi sekarang kita melaksanakan shalat di ruang bawah tanah yang berdekatan dengan masjid,” tambahnya.

(iw/islampos/internasnews)

Usai Bersaing dengan 11 Kontestan, Pemuda Ini Menangkan Kompetisi MTQ di Brunei

Seorang pemuda dari Kg Lambak Kanan memenangkan kompetisi Musabaqah Tilawatil Quran, Bacaan Murattal di Muara-Brunei pada hari Ahad kemarin. Demikian dilansir Brunei Times, Senin (17/8/2015).

Abdul Wafi Hj Ibrahim berusia 18 tahun dinobatkan sebagai juara setelah bersaing dengan 11 kontestan lainnya. Setiap kontestan berasal dari wilayah berbeda. Kompetisi ini diselenggarakan oleh Skema Perumahan Nasional Lambak Kanan di Area 5 (RPN) Desa Dewan Konsultatif.

Dalam sebuah wawancara, Abdul Wafi mengatakan bahwa ia mengikuti kompetisi ini atas kehendaknya sendiri. Ia juga berharap untuk ke depannya bisa mendapatkan lebih banyak berkah dari Allah SWT.

“Orang muda harus membaca Quran sebagai cara untuk melewati tantangan dan rintangan dalam hidup,” kata Abdul Wafi, yang percaya bahwa mengikuti ajaran Quran akan membuat seorang Muslim menjadi sukses.

Acara ini diselenggarakan di Masjid Kg Sungai Hanching.

Menurut anggota MPK Lambak Kanan di Area 5, Hj Abdul Rahman Safar, babak penyisihan kompetisi digelar pada tanggal 2 Agustus dengan 50 peserta.

12 peserta terpilih untuk bersaing dalam kompetisi final.

“Ada 18 remaja laki-laki dan 20 peserta perempuan muda dalam kompetisi selama babak penyisihan. Hal ini menunjukkan bahwa remaja kita berdiri teguh dalam Islam,” kata Hj Abdul Rahman.

Menteri Pembangunan, Yang Berhormat Pehin Orang Kaya Indera Pahlawan Dato Seri Setia Hj Suyoi Hj Osman memberika piala dan hadiah uang tunai untuk para kontestan itu.

Dalam sambutannya, menteri memuji inisiatif yang dilakukan oleh anggota MPK dalam upaya untuk membangun komunitas yang kuat. Komunitas ini bertujuan untuk membuat masjid sebagai tempat dalam mengadakan kegiatan keagamaan.

YB Dato Hj Pehin Suyoi juga mendesak warga untuk membaca Quran dalam kehidupan mereka karena hal ini bisa membuat stabilitas politik dan ekonomi.

(ry/islampos/internasnews)

Sunday, August 16, 2015

Di Parade Tauhid, KH Arifin Ilham: Merdeka! Merdeka! Merdeka!

KH Arifin Ilham, ulama muda yang terkenal dengan majelis zikirnya, ikut serta dalam Parade Tauhid yang digelar hari Ahad ini (16//8/2015).

Melalui akun resmi fanpage facebook-nya, Arifin mengungkapkan soal orang yang merdeka. Arifin menyatakan soal itu dikarenakan Parade Tauhid digelar hanya berselisih satu hari saja dengan HUT RI pada tanggal 17 Agustus.

Berikut adalah kutipan selengkapnya:

“Allahu Akbar Allahu Akbar Allahu Akbar…Merdeka!, Merdeka!, Merdeka!.
Merdeka hakiki adalah merdeka hati dari ilah, tuhan tuhan selain Allah (syirik, kufur, fasik belum merdeka).

Merdeka dari tipudaya dunia (serakah, bakhil belum merdeka).
Merdeka dari nafsu (pezina, pemabuk, pejudi, pemarah belum merdeka).
Merdeka dari keakuan diri (sombong, hasud, riya belum merdeka).
Merdeka dari kebodohon (malas belajar, malas ngaji, belum merdeka).
Merdeka dari syetan (percaya dukun, zimat, sesajen, ramalan, malas ibadah belum merdeka).
Merdeka dari sifat zholim (pencuri, koruptor, hianat, penipu durhaka belum merdeka).
Merdeka dari kezholiman (para pemimpin yg hianat, ingkar janji dan berani langgar sumpah, para penjajah maka rakyatnya belum merdeka).


Dengarkan Kalam Allah, “Barang siapa yang Allah selamatkan dari siksa Neraka Jahanam, dan Allah masukkan ke dalam SyurgaNya di Akhirat kelak itulah hamba Allah yang merdeka!” (QS Ali Imron 185).

So hamba yang merdeka itu adalah hamba Allah yang beriman, yang sangat takut ma’siyat, istiqomah, dg kemuliaan akhlaknya, terutama sifat rendah hati dan kedermawanan. Cinta umat manusia terutama saudaranya seiman, menghormati perbedaan, mencintai negerinya, keluarganya, para gurunya, para sahabatnya, para dhuafa dan orang orang tertindas, sehingga Allah wafatkan dalam keadaan husnul khotimah dan masuk Syurga FirdausNya…aamiin. MERDEKA! ALLAHU AKBAR…”
 
Foto saat bersama para ulama dan ikhwah Fillah dalam Parade Tauhid.

(islampos/internasnews)

Kain Sepanjang 3 KM Bertulis Kalimat Tauhid Membentang dari Bunderan HI ke Senayan

Sekira 80.000 massa dari berbagai ormas Islam se-Indonesia menggelar aksi Parade Tauhid Indonesia di area Car Free Day, Jakarta Pusat mulai pukul 08.00 WIB.

Dengan mengambil rute Senayan-Bunderan HI-Senayan, parade ini ditujukan untuk mensyukuri nikmat kemerdekaan RI ke-70.

Sepanjang perjalanan, massa dari berbagai kalangan ini melantunkan kalimat-kalimat tauhid sebagai bentuk pengesaan kepada Allah Subhanahu wa ta’ala. Sontak aksi ini menjadi pandangan berbeda di arena car free day yang biasanya menjadi ajang jogging masyarakat Jakarta.

Apalagi pawai ini turut diikuti oleh sejumlah ulama nasional  yang biasa tampil di layar kaca seperti Ustadz Bachtiar Nasir, Ustadz Arifin Ilham, Habib Riziq Shihab dan lain sebagainya.

Suasana parade semakin semarak dengan penampilan kain bertuliskan Laillahailallah, MuhammadaRasulullah sepanjang 3 KM dari Bunderan HI menuju Gelora Bung Karno, Senayan.
Untuk membawa kain panjang ini, ribuan massa beramai-ramai membentangkannya selama jalannya parade menuju Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta. Baik orang tua, pemuda, remaja, termasuk anak-anak terlihat antusias dalam membopong kain yang sebelumnya digunakan dalam Parade Tauhid Solo Raya yang dihadiri oleh puluhan ribu massa pada Mei 2015.

Dalam pembukaan Parade Tauhid, Sekjen Majelis Intelektual Ulama Muda Indonesia (MIUMI) Bachtiar Natsir menyatakan PT adalah salah satu upaya memperbaiki kembali cara berfikir Islam yang liberal demi tegaknya NKRI.

“(Liberalisme) Inilah bentuk kemusyrikan saat ini yang luar biasa, disabilitas akal. Kecelakaan terbesar dalam berfikir,” tegasnya.

Senada dengan itu, KH. Kholil Ridwan menambahkan parade tauhid bertujuan menunjukkan kekuatan dan persatuan umat Islam.

“Kedepan, umat muslim Jakarta wajib berjuang mewuiudkan Jakarta menjadi kota Islam,” ungkap ketua MUI pusat ini.

(rn/Islampos/internasnews)

80.000 Massa Parade Tauhid Indonesia Putihkan Jakarta

Sekira 80.000 umat muslim tumpah ruah di sepanjang jalan area car free day Jakarta Pusat.
Umat muslim dari berbagai ormas dan lapisan masyarakat tersebut menggelar parade tauhid dalam rangka mensyukuri kemerdekaan Indonesia dengan tema ‘Menyongsong Kebangkitan Islam Indonesia.’

Umat muslim melakukan longmarch dengan rute Gelora Bung Karno-Bundaran HI dan kembali lagi ke GBK. Membawa bendera tauhid sepanjang tiga kilometer umat muslim tiada henti mengumandangkan kalimat tauhid ‘laa ilaha illallah.’

Pimpinan perguruan Assyafi’iah KH. Abdul Rasyid  Abdullah Syafii mengatakan bahwa acara ini merupakan ekspresi rasa syukur atas kemerdekaan Indonesia.

“Kemerdekaan adalah berkat cucuran rahmat Allah. Parade tauhid dalam rangka mensyukuri kemerdekaan itu,” ungkapnya, Ahad (16/8/2015)

Sekjen Majelis Intelektual Ulama Muda Indonesia (MIUMI) Bachtiar Natsir menyatakan PT adalah salah satu upaya memperbaiki kembali cara berfikir Islam yang liberal demi tegaknya NKRI.

“(Liberalisme) Inilah bentuk kemusyrikan saat ini yang luar biasa, disabilitas akal. Kecelakaan terbesar dalam berfikir,” tegasnya.

Senada dengan itu, KH. Kholil Ridwan menambahkan parade tauhid bertujuan menunjukkan kekuatan dan persatuan umat Islam.

“Kedepan, umat muslim Jakarta wajib berjuang mewuiudkan Jakarta menjadi kota Islam,” ungkap ketua MUI pusat ini.

Rangkaian parade dimulai pukul 07.00 WIB dengan rangkaian tausyiah dari tokoh-tokoh nasional. Terlihat hadir Pimpinan Majelis Az Zikra Arifin Ilham, Fadlan Gharamatan, Habib Rizieq Shihab, Ustad Haikal Hasan, Alfian Tanjung dan Ustad Abu Jibril dan sejumlah ulama lainnya.

Nampak pula iring-iringan drum band dan hadrah memeriahkan suasana.

Rencananya parade akan ditutup dengan shalat zuhur berjamaah dan doa bersama.

(suandriansyah/islampos/internasnews)

62 Orang Masih Hilang Sejak Insiden Pembubaran Kamp Protes Pro Mursi

Setidaknya 62 orang masih hilang sejak 14 Agustus 2013, ketika pasukan keamanan Mesir membubarkan paksa dua kamp protes pendukung Muhammad Mursi, kata Organisasi Arab untuk Hak Asasi Manusia (AOHR-UK) yang berbasis di Inggris.

Dalam sebuah pernyataan hari Sabtu lalu, AOHR mengatakan sedikitnya 129 warga Mesir telah hilang pada hari pembubaran paksa dua kamp protes pro Mursi, lapor Anadolu Agency.

Sementara itu 67 orang berhasil ditemukan, baik hidup atau mati sedangkan 62 masih belum ditemukan, menurut kelompok hak asasi manusia tersebut.

Mesir sendiri mengalami pergolakan oleh kekerasan sejak Mursi, yang memenangkan pemilihan presiden pertama negara itu secara bebas pada pertengahan 2012, digulingkan oleh militer pada 3 Juli 2013 setelah satu tahun menjabat.

Enam minggu setelah penggulingan Mursi, pasukan keamanan Mesir membubarkan paksa dua kamp protes pro-Mursi di lapangan Rabaa al-Adawiya dan Nahda di Kairo, sehingga menewaskan ratusan orang dan melukai ribuan lainnya.

(fq/islampos/internasnews)

Warga Bosnia Gelar Aksi Demo Peringati Pembantaian Rabaa

Aksi protes untuk menandai peringatan dua tahun insiden pembantaian Rabaa di Kairo telah diselenggarakan di ibukota Bosnia, Sarajevo.

Sekitar 100 orang menggelar aksi demonstrasi di ibukota Bosnia pada hari Ahad kemarin (16/8/2015).

Dalam aksinya mereka menampilkan simbol dari gerakan protes Rabia, bendera Mesir dan foto presiden Mesir pertama yang terpilih secara demokratis, Muhammad Mursi.

Seorang demonstran, Farid Ali al-Zayat, mengatakan kepada Anadolu Agency bahwa mereka mengorganisir aksi untuk memperingati korban yang kehilangan nyawa pada insiden 14 Agustus 2013 di Kairo Mesir.

“Mesir mengalami masa yang sulit. Setiap aspek kehidupan di Mesir semakin sulit, terutama dalam hal hak asasi manusia, kebebasan dan ekonomi,” ujar Zayat.

Ratusan demonstran pro-Mursi tewas ketika pasukan keamanan membubarkan paksa kamp aksi mereka hanya beberapa minggu setelah Mursi digulingkan dari kekuasaan dalam sebuah kudeta militer.

(fq/islampos/internasnews)

Pemimpin Boko Haram Bantah Meninggal dalam Pesan Audio Terbaru

Pemimpin kelompok Boko Haram, Abubakar Shekau merilis rekaman audio pada Ahad kemarin (16/8/2015) menyangkal klaim bahwa dirinya telah dibunuh atau diganti sebagai pimpinan kelompok.

“Media kafir telah melaporkan bahwa saya sudah mati atau sakit dan informasi itu tidak dapat berbicara. Semuanya adalah palsu,” tegas Shekau dalam pesan audio singkatnya.

Pesan audio tersebut ditujukan kepada Abu Bakar al-Baghdadi, pemimpin ISIS yang sudah dibaiat oleh pemimpin Boko Haram pada Maret lalu, lapor Anadolu Agency.

Dalam pesan tersebut, Shekau menegaskan dia masih mengendalikan kelompok Boko Haram.

Pesan audio Ahad kemarin merupakan bantahan atas klaim terbaru dari pemimpin Chad Idriss Deby yang menyebut Shekau telah digantikan oleh militan lain, Mahamat Daoud.

Pada jumpa pers yang diadakan untuk memperingati ulang tahun kemerdekaan ke-55 Chad, Deby mengatakan kepada wartawan: “Ada seseorang yang menyebut Mahamat Daoud telah menggantikan posisi Abubakar Shekau dan ingin bernegosiasi dengan pemerintah Nigeria.”

(fq/islampos/internasnews)

60 Ribu Warga Inggris Tandatangani Petisi untuk Tangkap Netanyahu

Lebih dari 60.000 orang di Inggris telah menandatangani petisi yang menyerukan penangkapan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu karena kejahatan perang terhadap warga Palestina ketika ia melakukan kunjungan resmi ke Inggris bulan depan.

Petisi online, yang diupload pada tanggal 7 Agustus di situs resmi parlemen Inggris, menuntut penangkapan Netanyahu untuk pembantaian ribuan warga Palestina selama 50 hari perang Israel terhadap Jalur Gaza tahun lalu.

Petisi itu juga telah mengumpulkan 60.454 tanda tangan pada Ahad pagi kemarin (16/8/2015), lapor Press TV.

“Di bawah hukum internasional, dia harus ditangkap pada saat tiba di Inggris karena kejahatan perang melakukan pembantaian lebih dari 2.000 warga sipil pada tahun 2014,” kata petisi tersebut, mengacu ke kunjungan perdana menteri Israel ke Inggris September mendatang.

Setelah 10.000 tanda tangan, pemerintah Inggris harus menanggapi permohonan itu dan setelah 100.000 tanda tangan, maka petisi akan dipertimbangkan untuk diperdebatkan di parlemen. Batas waktu untuk menandatangani petisi adalah 7 Februari 2016.

Namun, Kementerian Luar Negeri Israel mengatakan dalam sebuah pernyataan awal pekan ini bahwa petisi itu tidak ada arti sama sekali, sembari menambahkan bahwa hubungan bilateral antara Inggris dan Israel lebih dekat daripada sebelumnya.

(fq/islampos/internasnews)

Mesir Tangkap 67 Pendukung Ikhwan Setelah Peringatan Rabaa

Setidaknya 67 orang, sebagian besar pendukung Ikhwanul Muslimin, ditangkap setelah ulang tahun kedua peringatana pembantaian Rabaa, Press TV melaporkan.

Pasukan keamanan Mesir pada hari Sabtu lalu, menangkap sekitar 40 orang di ibukota Kairo dan sejumlah provinsi lain atas tuduhan menghasut aksi protes dan kekerasan melawan negara.

Kementerian Dalam Negeri Mesir mengatakan pada hari sebelumnya bahwa 27 orang juga telah ditahan di gubernuran Gharbiya yang terletak di barat laut ibukota.

Kementerian juga merilis rekaman yang konon menunjukkan tahanan mengaku bahwa mereka berada di balik sejumlah serangan terhadap satuan-satuan tentara dan polisi di Gharbiya.

(fq/islampos/internasnews)

Pasukan Irak Bergerak untuk Rebut Kota Ramadi dari ISIS

Pasukan Irak bergerak maju menuju ibukota provinsi barat strategis Anbar, menewaskan setidaknya selusin pejuang ISIS dan merebut kembali stasiun kereta api kota, Press TV melaporkan.

Sumber media Irak melaporkan pada hari Ahad kemarin (16/8/2015) bahwa pasukan militer Irak, yang didukung oleh unit pejuang suku, yang mendekati kota Ramadi dari tiga arah.

ISIS menyita Ramadi hampir tiga bulan yang lalu. Kementerian Pertahanan Irak pada Sabtu lalu mengumumkan bahwa pasukan tentara dan pejuang relawan berhasil merebut kembali distrik Khamsa Kilo Ramadi dari gerilyawan.

Pasukan Irak sedang berjuang untuk merebut kembali Provinsi Anbar sebelum menuju Mosul, kota terbesar kedua di Irak, yang juga dikuasai oleh ISIS.

Pada hari Ahad kemarin, ISIS menewaskan sedikitnya 17 tentara Irak dan melukai 15 lainnya dalam serangan terhadap pasukan pemerintah di luar kota Fallujah, juga di provinsi Anbar.

Para pejabat Irak mengatakan kelompok ISIS menabrakkan empat kendaraan sarat bahan peledak ke barikade pasukan pemerintah pada hari Ahad.

(fq/islampos/internasnews)