Utusan Khusus PBB untuk Suriah, Staffan de Mistura mengutuk keras
serangan udara mematikan rezim Assad di sebuah Douma sebelah timur laut
ibukota Damaskus, lapor Anadolu Agency.
Mistura mengatakan pemboman hari Ahad lalu di Douma merupakan tindakan yang tidak dapat diterima dalam keadaan apapun.
“Pemboman pemerintah di Douma kemarin sangat menghancurkan. Serangan
terhadap daerah sipil dengan bom udara, seperti bom vakum, telah
dilarang di bawah hukum internasional,” katanya dalam sebuah pernyataan
hari Senin kemarin (17/8/2015).
“Serangan pemerintah terhadap pasar yang ramai, telah menewaskan
hampir 100 warga sipil dan tindakan ini tidak dapat diterima dalam
situasi apapun,” tegas Mistura.
Serangan hari Ahad terjadi setelah kelompok oposisi bersenjata memotong pasokan air pekan lalu di Damaskus, ia menambahkan.
“Akses Kemanusiaan harus diperbolehkan tanpa syarat dan pembunuhan harus segera berhenti,” tamah Mistura.
Secara terpisah di Washington, Departemen Luar Negeri AS mengutuk keras serangan rezim Assad di pasar Douma.
“Serangan udara kemarin, menyusul pemboman pasar dan serangan
terhadap fasilitas medis, menunjukkan ketidakpedulian rezim bagi
kehidupan manusia,” kata juru bicara deplu AS John Kirby dalam sebuah
pernyataan Senin kemarin.
(fq/islampos/internasnews)
Monday, August 17, 2015
Subscribe to:
Post Comments (Atom)






