KH Arifin Ilham, ulama muda yang terkenal dengan majelis zikirnya,
ikut serta dalam Parade Tauhid yang digelar hari Ahad ini (16//8/2015).
Melalui akun resmi fanpage facebook-nya, Arifin
mengungkapkan soal orang yang merdeka. Arifin menyatakan soal itu
dikarenakan Parade Tauhid digelar hanya berselisih satu hari saja dengan
HUT RI pada tanggal 17 Agustus.
Berikut adalah kutipan selengkapnya:
“Allahu Akbar Allahu Akbar Allahu Akbar…Merdeka!, Merdeka!, Merdeka!.
Merdeka hakiki adalah merdeka hati dari ilah, tuhan tuhan selain Allah (syirik, kufur, fasik belum merdeka).
Merdeka dari tipudaya dunia (serakah, bakhil belum merdeka).
Merdeka dari nafsu (pezina, pemabuk, pejudi, pemarah belum merdeka).
Merdeka dari keakuan diri (sombong, hasud, riya belum merdeka).
Merdeka dari kebodohon (malas belajar, malas ngaji, belum merdeka).
Merdeka dari syetan (percaya dukun, zimat, sesajen, ramalan, malas ibadah belum merdeka).
Merdeka dari sifat zholim (pencuri, koruptor, hianat, penipu durhaka belum merdeka).
Merdeka dari kezholiman (para pemimpin yg hianat, ingkar janji dan
berani langgar sumpah, para penjajah maka rakyatnya belum merdeka).
Dengarkan Kalam Allah, “Barang siapa yang Allah selamatkan dari
siksa Neraka Jahanam, dan Allah masukkan ke dalam SyurgaNya di Akhirat
kelak itulah hamba Allah yang merdeka!” (QS Ali Imron 185).
So hamba yang merdeka itu adalah hamba Allah yang beriman, yang
sangat takut ma’siyat, istiqomah, dg kemuliaan akhlaknya, terutama sifat
rendah hati dan kedermawanan. Cinta umat manusia terutama saudaranya
seiman, menghormati perbedaan, mencintai negerinya, keluarganya, para
gurunya, para sahabatnya, para dhuafa dan orang orang tertindas,
sehingga Allah wafatkan dalam keadaan husnul khotimah dan masuk Syurga
FirdausNya…aamiin. MERDEKA! ALLAHU AKBAR…”
Foto saat bersama para ulama dan ikhwah Fillah dalam Parade Tauhid.
(islampos/internasnews)
Sunday, August 16, 2015
Subscribe to:
Post Comments (Atom)






