Filipina tetap semangat untuk memasuki industri halal Brunei
Darussalam. Usaha Filipina ini bertujuan untuk membantu mengembangkan
industri halalnya, tergantung zona ekonomi khusus di Zamboanga City di
Mindanao Barat sebagai investasi halal bagi produsen Brunei.
Dilansir Brunei Times, Ahad (16/8/2015), Sekretaris Yasmin
Busran Lao-, kepala Komisi Nasional Muslim Filipina (NCMF), mengatakan
delegasi Filipina baru-baru ini telah mengunjungi Brunei untuk
mengeksplorasi kerjasama di bidang industri halal.
Lao dibawah perwakilan dari Otoritas Zona Ekonomi Khusus Zamboanga
City dan Freeport (Zambo ecozone) bertemu dengan lembaga mitra Brunei.
Mereka bekerja sama sebagai calon Industri halal.
“Delegasi pejabat (Filipina) dan Brunei membahas kemungkinan bidang
kerjasama di Industri halal dan hal-hal lain yang signifikan untuk
Muslim Filipina,” pernyataan dari Departemen Luar Negeri Filipina.
Kunjungan ini merupakan tindak lanjut dari perjalanan awal NCMF ke Brunei pada bulan Mei 2015.
Para pejabat juga bertemu dengan para pejabat dari Departemen
Perindustrian dan Sumber Daya Primer yang dipimpin oleh Sekretaris
Tetap, Hajah Normah Suria Hayati. Mereka membahas secara rinci daerah
yang mungkin bisa melakukan kerjasama dalam industri halal.
Sebelumnya, Lao mengatakan, industri halal global, yang senilai US $
347.000.000.000, menawarkan peluang ekonomi yang besar bagi Filipina.
Dia mengundang calon investor asing halal untuk mencari peluang di
Zambo ecozone, yang diposisikan sebagai “pusat industri halal” negara.
(ry/islampos/internasnews)
Sunday, August 16, 2015
Subscribe to:
Post Comments (Atom)






