Sunday, August 16, 2015

Jerman Tarik Sistem Rudal dari Perbatasan Turki-Suriah

Mentri Pertahanan Jerman Ursula von der Leyen mengumumkan, pada hari Sabtu (15/8/2015), akan menarik sistem rudal dari Turki. Kementerian pertahanan menegaskan bahwa kontingen tentara dan sistem rudal Jerman akan ditarik dari perbatasan Turki pada akhir 2015.

Dilansir World Bulletin, kementerian menegaskan tidak akan memperpanjang mandat untuk melindungi perbatasan Turki. Ini dikarenakan tugas keamanan Jerman disana telah melampaui dua setengah tahun.

250 tentara Jerman  saat ini berada di perbatasan Turki dengan Suriah untuk menjaga dua  sistem pertahanan rudal. Termasuk di antaranya rudal spesialis, personil dukungan tempur, dan pasukan perlindungan NBC.

“Bersama dengan mitra NATO, kami telah membela orang-orang Turki terhadap serangan rudal yang mungkin datang dari Suriah,” katanya dalam pernyataan. “Rudal Patriot kami telah berhasil melakukan misi.”

Pasukan NATO dikerahkan di dekat kota Kahramanmaraş (selatan Turki), seratus kilometer dari perbatasan Suriah. 400 tentara Jerman telah berada di sana sejak Januari 2013.

(ds/islampos/internasnews)
Comments
0 Comments

0 komentar:

Post a Comment