Ahad (26/7/15), terjadi ledakan bom di Semenanjung Sinai Mesir ,
setidaknya 18 tentara terluka pada peristiwa tersebut. Demikian
diberitakan dalam World Bulletin.
Alat peledak bom itu meledak saat bus yang membawa personil keamanan melewati kota Arish di provinsi Sinai Utara.
“Ketika bus personil keamanan melewati kota Arish di provinsi Sinai
Utara, tiba-tiba terjadi ledakan,” kata salah satu personil keamanan
yang tidak ingin diketahui namanya.
Sampai saat ini pihak berwenang Mesir belum secara resmi mengomentari
serangan tersebut, dan sejauh ini pun belum ada kelompok yang mengaku
bertanggungjawab atas kejadian ini.
Sejak pertengahan 2013, ketika Mohamed Morsi – presiden pertama Mesir
yang terpilih secara demokratis – digulingkan oleh militer, Sinai Utara
telah menjadi pusat dari pemberontakan mematikan di Mesir, dimana
sebagian besar menargetkanpada personil keamanan Mesir.
(iwm/islampos/internasnews)
Sunday, July 26, 2015
Subscribe to:
Post Comments (Atom)






