GerakanIkhwanul Muslimin Mesir meminta para pendukungnya untuk
melakukan aksi protes damai pada ulang tahun kedua insiden pembantaian
Rabaa dan Nahda, lapor Press TV.
Dalam pernyataan yang dikeluarkan di situsnya, Ikhwan mendesak rakyat
Mesir untuk mengadakan aksi unjuk rasa damai di seluruh negeri pada
hari Jumat untuk menandai peringatan tahun kedua insiden pembantaian
ribuan warga Mesir yang tidak bersalah di lapangan Rabaa dan Nahda.
Ikhwan dalam seruannya juga mengutuk pembunuhan itu dengan
menyebutnya sebagai kejahatan kemanusiaan yang paling mengerikan dan
pembantaian terburuk dalam sejarah Mesir.
“Kami menyerukan kepada rakyat Mesir untuk bergabung dalam gelombang
revolusioner melakukan aksi protes non-kekerasan sampai akhir Agustus
nanti. Kita akan berdemonstrasi di semua jalan-jalan utama dan lapangan
publik, di bawah slogan ‘Rabaa: Bumi tidak akan Meminum darah,'” kata
pernyataan Ikhwan.
Gerakan ini mencatat bahwa mereka tidak akan pernah menyerah pada
tekanan yang diberikan oleh pemerintahan militer despotik yang korup,
sembari menambahkan bahwa rakyat Mesir berniat memberikan kepada dunia
contoh baru dalam menolak penindasan, despotisme dan kudeta militer yang
brutal.
Sementara itu, Kementerian Dalam Negeri Mesir berjanji akan
meluncurkan tindakan keras terhadap aksi protes
anti-pemerintah.
(fq/islampos/internasnews)
Friday, August 14, 2015
Subscribe to:
Post Comments (Atom)






