Malaysia telah mengirim tim verifikasi ke Maladewa. Hal itu
dilakukan, setelah puing-puing yang diduga dari Malaysia Airlines
Penerbangan MH370 ditemukan di pulau itu. Demikian dilansir dalam Anadolu Agency pada Senin (10/8/15).
Menteri Transportasi Liow Tiong Lai menyatakan bahwa Malaysia telah
dihubungi secara resmi oleh Otoritas Penerbangan Sipil Maladewa.
Maladewa memberitahukan tentang puing-puing tak dikenal yang berada pada
pulau di Maladewa. Berkaitan dengan hal tersebut, Malaysia akan
mengirim tim untuk melihat dan melakukan verifikasi awal.
“Setelah ditemukan puing-puing pesawat yang berada di pulau itu,
selanjutnya akan dilakukan diskusi untuk menentukan langkah berikutnya
terkait proses analisis,” kata Tiong Lai.
“Pada tahap ini, sangat dini jika berspekulasi bahwa puing-puing ini berhubungan dengan MH370,” tambahnya.
Perdana Menteri Malaysia Najib Razak menyatakan bahwa puing-puing
yang menjadi bagian dari Boeing 777 hilang pada 8 Maret tahun lalu,
namun Wakil Jaksa Perancis Serge Mackowiak mendesak agar lebih
hati-hati.
Media telah melaporkan bahwa pihak berwenang di Maladewa telah
mengambil kepemilikan dengan panjang 2,4 0,6 panel meter. Pihak
berwenang juga mencurigai puing-puing itu berada dari pulau Baa Atoll
dan Noonu Atoll.
(iwm/islampos/internasnews)
Tuesday, August 11, 2015
Subscribe to:
Post Comments (Atom)






