Badan PBB untuk urusan anak-anak (UNICEF) menyatakan bahwa perang
sekterian di Yaman yang berkecamuk sejak 24 Maret lalu sedikitnya telah
menyebabkan 365 anak-anak tewas dan lebih dari 480 lainnya terluka.
Dalam laporan bulanan wakil UNICEF untuk Yaman, Julian Harneis,
mengatakan bahwa konflik sekterian sejak Maret lalu telah menyebabkan
3.600 sekolah tutup dan 248 hancur total, serta 1,8 juta anak-anak putus
sekolah.
Sementara itu total jumlah sekolah yang kini dijadikan sebagai tempat
pengungsian mencapai 270 sekolah, dan sebanyak 68 sekolah lainnya
digunakan kelompok-kelompok yang bertikai sebagai markas militer.
Julian Harneis khawatir kondisi peperangan di Yaman dapat menyebabkan
hilangnya satu generasi penting akibat perang berkepanjangan, dan
menyerukan dunia internasional untuk segera turun tangan menghentikan
pemberontakan Syiah yang terjadi di negara ini.
Aljazeera/Ram/eramuslim/internasnews)
Saturday, July 25, 2015
Subscribe to:
Post Comments (Atom)






