Insiden di Tolikara, Papua, penyerangan dan pembakaran rumah ibadah
saat umat Islam menunaikan hari raya, mendapat tanggapan dari KH
Abdullah Gymnastiar. Dai asal Bandung itu dan akrab dipanggil Aa Gym
itu menilai, tindakan tersebut sudah termasuk terorisme.
Aa menilai kasus ini merupakan ujian bagi Jokowi apakah ia bisa tegas dan adil. Lewat smstauhid.com, Aa menyuarakan pendapatnya soal ini:
Sungguh memprihatinkan ada tindakan keji dari pihak-pihak yang
tidak beradab, merusak rumah ibadah bahkan membakar serta melarang orang
melaksanakan ibadah, ini adalah perbuatan orang yang benar-benar tidak
mengenal adab, dan inilah yang sudah bisa dimasukkan ke dalam kategori
teroris.
Kita sepakat bangsa ini tidak menghendaki ada perbuatan teror seperti ini.
Dan ini merupakan ujian kepemimpinan Jokowi dengan seluruh
jajarannya apakah bisa bertindak tegas, adil atau memang bisa membiarkan
dan berkembang lebih besar lagi.
Semoga ini segera diakhiri dan tindakan tegas dan seadil-adilnya dari pihak berwenang.
Kepada umat islam dimohon untuk tetap mengendalikan diri dan
tidak terprovokasi, dan kepada pemerintah diminta segera mengambil
tindakan tegas. Jangan membiarkan api makin berkobar. Na’udzu billah min
dzalik.
(islampos/internasnews)
Tuesday, July 21, 2015
Subscribe to:
Post Comments (Atom)






