Tuesday, July 21, 2015

Pengamat: Tragedi Tolikara Didalangi OPM dan Pihak Asing

Meledaknya Tragedi Tolikara tidak lepas dari kepentingan politis berbungkus sentimen agama dan ekonomi. Demikian dikatakan Direktur The Communit Ideologycal Islamic Analyst, Harits Abu Ulya.

Menurut pengamat intelijen ini, tragedi Tolikara adalah produk simbiosis dari jejaring Operasi Papua Merdeka (OPM) yang berkolaborasi dengan pihak asing.

“Mereka berkolaborasi melalui gereja dan misionarisnya ditambah bobroknya pemda setempat yang terindikasi  kasus korupsi,” ujar Harits dalam keterangan kepada Islampos, Senin (20/7/2015).

Selain itu, kata Harits, tragedi Tolikara tida bisa lepas dari lemahnya penanganan aparat dan intelijen untuk mengambil tindakan preventif atas pontensi gangguan keamanan di Tolikara.

“Pemerintah gagap untuk bertindak tegas mengindikasikan kompleksitas kepentingan politik berbagai pihak terhadap Papua,” tegas Harits.

Sayangnya, masih kata Harits, sikap pemerintah melalui instansi terkait justru membela unsur-unsur Kristen yang secara nyata melakukan tindak kriminal secara biadab.

“Sangat aneh dan blunder jika pemerintah tidak cekatan dan tegas, padahal masyarakat muslim saat ini mayoritas melihat fakta permukaan bahwa telah terjadi intoleransi sangat biadab dan perlu tindakan tegas.”

Dikatakan Harits, jika pemerintah tidak tegas justru menyisakan tanda tanya besar; apakah sekedar ingin membela tirani minoritas di Indonesia atau karena tidak ingin ada tekanan asing kpd pemerintah saat ini.
“Umat Islam menunggu solusi kongkritnya!” imbuhnya.
(rn/Islampos/internasnews)
Comments
0 Comments

0 komentar:

Post a Comment