Sunday, July 12, 2015

Rhoma Irama Sebut Non Muslim Boleh Gabung ke Partai Idaman

Ketua Umum Partai Islam Damai dan Aman (Idaman) H. Rhoma Irama mengaku prihatin dengan kondisi umat Islam dewasa ini. Dikatakan, saat ini umat Islam terkotak-kotak, berpecah belah, dan cenderung materi oriented.

“Inilah penyakit umat Islam dewasa yang tidak mau bersatu. Sudah tak bersatu, takut pula menegakkan amar ma’ruf nahi mungkar, bahkan takut menegakkan keadilan dan kebenaran. Karena itu, Partai Idaman lahir untuk mewujudkan Ukhuwah Islamiyah, persatuan umat Islam apapun mazhab dan ormasnya.”

Partai Idaman adalah partai lintas mazhab dan ormas Islam yang tidak saling membid’ahkan atau mengkafirkan saudaranya sesama muslim. Tentu kita prihatin dengan peperangan yang terjadi di Suriah, Yaman, dan Mesir. Konflik yang terjadi di Timur Tengah, bukanlah hanya karena politik saja, tapi juga karena ajaran takfir yang disebarkan oleh ekstrimis.

“Bukan hanya untuk warga NU atau Muhammadiyah saja. Bahkan, umat non-muslim pun boleh bergabung dengan partai baru ini, asal mau terikat dengan visi politik Islam yang mendambakan persatuan Indonesia.

Dikatakan Rhoma, Partai Idaman tidak boleh eksklusif, harus inklusif. Idaman partai semua mazhab, partai semua ormas. Bahkan kalau ada yang nonmuslim, Partai Idaman terbuka juga,” pungkasnya. 

Sesuai namanya, Partai Idaman memiliki motto yang memberi inspirasi bagi umat: “Bersatu dalam akidah, berjamaah dalam ibadah, tasamauh dalam khilafiyah dan sinergi dalam siyasah.” Karena itu Islam harus dibangun dengan ukhuwah. Tanpa ukhuwah tak ada persatuan Indonesia, kata Rhoma. (Desastian/Islampos/internasnews)
Comments
0 Comments

0 komentar:

Post a Comment