Korban tewas warga sipil di Yaman akibat pertempuran telah mencapai
1.670 dengan 142 kematian dalam 10 hari terakhir, kata PBB Selasa
kemarin (14/7/2015), Anadolu Agency melaporkan.
“Antara 3 hingga 13 Juli, setidaknya 142 warga sipil, termasuk 36
anak-anak dan 27 wanita, tewas, dan 224 lainnya terluka di Yaman,” kata
juru bicara Komisaris Tinggi PBB untuk Hak Asasi Manusia, Rupert
Colville kepada wartawan di Jenewa.
Sejak 26 Maret 3.829 orang terluka di Yaman, Colville menambahkan.
“Pada satu hari yang sangat mematikan, 6 Juli, dua pasar di provinsi
yang berbeda terkena serangan udara. Di pasar di daerah Afiosh di
gubernuran Lahj, 40 warga sipil termasuk 12 anak-anak dan tujuh
perempuan tewas sementara 17 warga sipil lainnya terluka.”
“Di pasar yang populer di gubernuran Amran, serangan udara menewaskan
36 warga sipil, termasuk delapan perempuan dan sembilan anak serta
melukai 21 lainnya (termasuk lima anak-anak),” kata Colville.
Yaman tetap berada dalam kekacauan sejak September tahun lalu, ketika
gerilyawan Syiah Houthi menyerbu ibukota dan berusaha memperluas
pengaruh mereka ke bagian lain dari negara.
Pada tanggal 25 Maret, Arab Saudi dan sekutu Arabnya memulai kampanye
udara yang menargetkan posisi Syiah Houthi di seluruh
negeri. (fq/islampos/internasnews)
Tuesday, July 14, 2015
Subscribe to:
Post Comments (Atom)






