Kelompok ISIS telah mencegah warga sipil meninggalkan kota Fallujah di
provinsi Anbar barat selama lebih dari tiga bulan, kata Komisi Tinggi
Irak untuk Hak Asasi Manusia dalam sebuah pernyataan, Selasa kemarin
(14/7/2015).
“ISIS telah menggunakan warga sipil sebagai perisai manusia di
Fallujah selama lebih dari tiga bulan, mencegah mereka meninggalkan kota
dan menahan siapa saja yang melanggar,” kata anggota Komisi, Fadel
al-Gharawi dalam sebuah pernyataan.
Eid Amash, juru bicara dewan provinsi Anbar, mengatakan ISIS
baru-baru menembaki keluarga setempat yang berusaha melarikan diri dari
kota di malam hari, lapor Anadolu Agency.
Satu sumber militer Irak mengatakan hari Senin lalu bahwa pasukan
pemerintah telah menyita tiga wilayah penting ISIS dekat kota Ramadi,
ibukota provinsi provinsi Anbar. (fq/islampos/internasnews)
Tuesday, July 14, 2015
Subscribe to:
Post Comments (Atom)






