Jerman dikabarkan telah mengkritik Israel untuk menyetujui
pembangunan lebih dari seribu permukiman di Tepi Barat yang diduduki. Palestine Information Center melaporkan pada hari Rabu (29/7/2015).
“Pembangunan pemukiman di wilayah pendudukan melanggar hukum
internasional. Ini juga menghalangi upaya untuk menghidupkan kembali
proses perdamaian dan mengancam dasar dari solusi dua-negara,” kata
Menteri Luar Negeri Jerman dalam sebuah pernyataan langka yang
mengkritik sekutu dekat nya Israel.
Israel dilaporkan menyetujui pembangunan 1.065 unit rumah pekan lalu
di wilayah-wilayah pendudukan.
Kementerian Luar Negeri Jerman menyatakan
“keprihatinan” atas tindakan Israel dan mendesak pihak berwenang untuk
menahan diri dari langkah sepihak yang bisa membahayakan upaya
perdamaian.
“Justru sekarang kedua belah pihak segera dipanggil untuk membangun
kepercayaan dan menahan diri dari tindakan sepihak dan provokatif. Kami
memperingatkan bahwa langkah tersebut akan menghambat peluang untuk
memulai kembali perundingan perdamaian,” kata Menlu Jerman.
Pembicaraan damai antara negosiator Israel dan Palestina berhenti
tahun lalu atas penolakan Israel membebaskan sekelompok tahanan
Palestina, padahal Israel telah berjanji sebelumnya.
Tahun lalu di musim panas, Israel melancarkan serangan di Jalur Gaza
yang menewaskan lebih dari 2.160 warga Palestina dan melukai 11.000
orang.
(ds/islampos/internasnews)
Wednesday, July 29, 2015
Subscribe to:
Post Comments (Atom)






