“Love Indonesia.. Islam
Damai Aman”. Itulah yel-yel Partai Idaman, partai Islam yang baru saja
didirikan oleh Raja Dangdut H. Rhoma Irama beserta para ulama dan
pimpinan Ormas Islam di Restoran Arab Raden Bahari di Jl. Mampang
Prapatan Raya, Sabtu (11/7) sore.
Partai Idaman merupakan singkatan dari Islam Damai Aman. Partai yang
didukung oleh Aliansi Kejujuran Rakyat (Akurat), Fahmi Tamimi dan Fans
of Rhoma and Soneta (Forsa) serta Forum Umat Islam (FUI) ini akan
dideklarasikan secara nasional pada 17 Agustus 2015 mendatang,
bertepatan dengan HUT Kemerdekaan RI.
Partai Idaman didirikan oleh sejumlah tokoh, selain Haji Rhoma Irama
yang turut mendirikan adalah H. Abdurrahman Tardjo, SH, KH Fachrurozi
Ishaq, KH Muhammad Al Khaththath, H. Bambang Setyo, Tumpal Daniel dan
sejumlah nama lainnya. Acara peluncuran nama, logo partai dan
penandatanganan akta pendirian Partai Idaman disaksikan oleh notaris.
Akta tersebut ditandatangani oleh Rhoma sebagai ketua umum dan
Sekretaris Jendral Abdurrahman Tardjo.
Alasan pendirian Partai Idaman, seperti dikatakan Bang Haji dalam
pidatonya, adalah untuk memberi kontribusi nyata kepada negeri.
Menurutnya, partai politik adalah satu-satunya cara untuk mewujudkan hal
tersebut. ”Dengan mendirikan parpol kita dapat memberikan sesuatu yang
konkrit kepada bangsa. Karena tabligh akbar, teriak-teriak di jalan
tidak akan mengubah bangsa ini,” seru Rhoma.
Lebih lanjut, Rhoma menjelaskan makna simbol Partai Idaman yang
berwujud tangan membentuk Love atau cinta. Simbol itu selain wujud rukun
Islam yang kelima, dan lima sila dari Pancasila, kemudian merah putih
yang bermakna Indonesia, dan simbol Love Indonesia, yang memiliki makna
yang universal dan serasi. Partai Idaman didasari oleh sikap Pancasilais
yang berketuhanan, berkemanusiaan, Persatuan dan Kesatuan, musyawarah
dan berkeadilan sosial.
Kikis Islamphobia
Ketua Umum Partai Idaman Rhoma Irama bertekad akan mengembalikan
kebanggaan umat Islam Indonesia terhadap agamanya. Rhoma menilai saat
ini umat Islam tengah terpuruk lantaran berbagai stigma negatif yang
dialamatkan kepada umat Islam.
“Di Indonesia bahkan dunia internasional umat Islam tiarap karena
terstigmatisasi sebagai teroris, rasis radikalis dan sebagainya.
Sehingga umat bukan hanya malu, tapi sampai tidak berani menegakkan
kepala bahwa kami muslim,” kata Rhoma.
Menurut Bang Haji, intoleransi dan radikalisme bertentangan dengan
ajaran Islam. Padahal, Islam itu memberi rahmat kepada semua orang atau
rahmatan lil alamin.
Sesuai namanya, Partai Islam damai dan aman (Idaman), diharapkan kita
dapat bangkitkan umat Islam untuk menunjukkan dirinya bahwa kami Islam
dan kami menjamin perdamaian di dunia apapun bangsa dan agamanya,” seru
Ketua Umum Fahmi Tamami ini.
Kita akan kikis Islamophobia. Kita buktikan pada dunia bahwa Islam
bukan radikalis, rasis, ataupun teroris. Islam adalah agama yang
toleran, yang menghargai setiap perbedaan yang ada, baik bangsa maupun
agamanya.
“Tuhan menciptakan manusia dengan berbangsa-bangsa, sehingga dalam
kemajemukan tersebut, Islam tidak menjadi eksklusif, melainkan inklusif.
Karena itu Islam menjamin kedamaian dan keamanan, bukan hanya di
Indonesia tapi juga di dunia,” kata Rhoma.
Dalam jumpa pers, H. Rhoma Irama ditanya, apakah dirinya kecewa
dengan Partai Islam yang ada? Kenapa tidak bergabung saja dengan partai
Islam yang ada? Atas pertanyaan itu, Rhoma menjawab dengan diplomatis,
“Saya tidak pernah merasa kecewa dengan partai Islam yang ada seperti
PPP, PKB dan PBB. Saya telah memberikan kontribusi kepada partai Islam
yang ada.”
“Mendirikan partai adalah hak kebebasan setiap WNI untuk berserikat.
Selama ini wajah Islam distigmatisasi dengan wajah yang radikal, rasis
dan teroris. Partai Idaman ingin mengikis stigma negative tersebut, dan
hendak mewujudkan wajah Islam yang rahmatan lil’alamin.”
Saat ini kata Rhoma, Partai Idaman belum menjadi peserta pemili, baru
sebatas partai pendukung atau pengusung dan pendukung kandidat, dan
memberi kontobusi kepada DPR dan DPRD. Secara administrative, partai ini telah dibuatkan akte notarisnya dan akan diajukan ke Kemenhukham.
“Saat ini Partai Idaman sedang menyiapkan perwakilannya di sejumlah
kabupaten dan lota. Kedepan, Partai Idaman akan menjadi partai besar,
yang menunjukkan identitas keislaman yang menjamin rasa aman dan damai
di manapun berada,” kata Rhoma. (Desastian/Islampos/internasnews)
Sunday, July 12, 2015
Subscribe to:
Post Comments (Atom)






