Sunday, July 12, 2015

Dirikan Partai Idaman, Rhoma Irama Mengaku Tak Kecewa dengan Partai Islam

“Love Indonesia.. Islam Damai Aman”. Itulah yel-yel Partai Idaman, partai Islam yang baru saja didirikan oleh Raja Dangdut H. Rhoma Irama  beserta para ulama dan pimpinan Ormas Islam di Restoran Arab Raden Bahari di Jl. Mampang Prapatan Raya, Sabtu (11/7) sore.
 
Partai Idaman merupakan singkatan dari Islam Damai Aman. Partai yang didukung oleh Aliansi Kejujuran Rakyat (Akurat), Fahmi Tamimi dan Fans of Rhoma and Soneta (Forsa) serta Forum Umat Islam (FUI) ini akan dideklarasikan secara nasional pada 17 Agustus 2015 mendatang, bertepatan dengan HUT Kemerdekaan RI.

Partai Idaman didirikan oleh sejumlah tokoh, selain Haji Rhoma Irama yang turut mendirikan adalah H. Abdurrahman Tardjo, SH, KH Fachrurozi Ishaq, KH Muhammad Al Khaththath, H. Bambang Setyo, Tumpal Daniel dan sejumlah nama lainnya. Acara peluncuran nama, logo partai dan penandatanganan akta pendirian Partai Idaman disaksikan oleh notaris. Akta tersebut ditandatangani oleh Rhoma sebagai ketua umum dan Sekretaris Jendral Abdurrahman Tardjo.

Alasan pendirian Partai Idaman, seperti dikatakan Bang Haji dalam pidatonya, adalah untuk memberi kontribusi nyata kepada negeri. Menurutnya, partai politik adalah satu-satunya cara untuk mewujudkan hal tersebut. ”Dengan mendirikan parpol kita dapat memberikan sesuatu yang konkrit kepada bangsa. Karena tabligh akbar, teriak-teriak di jalan tidak akan mengubah bangsa ini,” seru Rhoma.

Lebih lanjut, Rhoma  menjelaskan makna simbol Partai Idaman yang berwujud tangan membentuk Love atau cinta. Simbol itu selain wujud rukun Islam yang kelima, dan lima sila dari Pancasila, kemudian merah putih yang bermakna Indonesia, dan simbol Love Indonesia, yang memiliki makna yang universal dan serasi. Partai Idaman didasari oleh sikap Pancasilais yang berketuhanan, berkemanusiaan, Persatuan dan Kesatuan, musyawarah dan berkeadilan sosial.

Kikis Islamphobia 

Ketua Umum Partai Idaman Rhoma Irama bertekad akan mengembalikan kebanggaan umat Islam Indonesia terhadap agamanya. Rhoma menilai saat ini umat Islam tengah terpuruk lantaran berbagai stigma negatif yang dialamatkan kepada umat Islam.

“Di Indonesia bahkan dunia internasional umat Islam tiarap karena terstigmatisasi sebagai teroris, rasis radikalis dan sebagainya. Sehingga umat bukan hanya malu, tapi sampai tidak berani menegakkan kepala bahwa kami muslim,” kata Rhoma.

Menurut Bang Haji, intoleransi dan radikalisme bertentangan dengan ajaran Islam. Padahal, Islam itu memberi rahmat kepada semua orang atau rahmatan lil alamin.

Sesuai namanya, Partai Islam damai dan aman (Idaman), diharapkan kita dapat bangkitkan umat Islam untuk menunjukkan dirinya bahwa kami Islam dan kami menjamin perdamaian di dunia apapun bangsa dan agamanya,” seru Ketua Umum Fahmi Tamami ini.

Kita akan kikis Islamophobia. Kita buktikan pada dunia bahwa Islam bukan radikalis, rasis, ataupun teroris. Islam adalah agama yang toleran, yang menghargai setiap perbedaan yang ada, baik bangsa maupun agamanya.

“Tuhan menciptakan manusia dengan berbangsa-bangsa, sehingga dalam kemajemukan tersebut, Islam tidak menjadi eksklusif, melainkan inklusif. Karena itu Islam menjamin kedamaian dan keamanan, bukan hanya di Indonesia tapi juga di dunia,” kata Rhoma.

Dalam jumpa pers, H. Rhoma Irama ditanya, apakah dirinya kecewa dengan Partai Islam yang ada? Kenapa tidak bergabung saja dengan partai Islam yang ada? Atas pertanyaan itu, Rhoma menjawab dengan diplomatis, “Saya tidak pernah merasa kecewa dengan partai Islam yang ada seperti PPP, PKB dan PBB. Saya telah memberikan kontribusi kepada partai Islam yang ada.”

“Mendirikan partai adalah hak kebebasan setiap WNI untuk berserikat. Selama ini wajah Islam distigmatisasi dengan wajah yang radikal, rasis dan teroris. Partai Idaman ingin mengikis stigma negative tersebut, dan hendak mewujudkan wajah Islam yang rahmatan lil’alamin.”

Saat ini kata Rhoma, Partai Idaman belum menjadi peserta pemili, baru sebatas partai pendukung atau pengusung dan pendukung kandidat, dan memberi kontobusi kepada DPR dan DPRD. Secara administrative, partai ini telah dibuatkan akte notarisnya dan akan diajukan ke Kemenhukham.

“Saat ini Partai Idaman sedang menyiapkan perwakilannya di sejumlah kabupaten dan lota. Kedepan, Partai Idaman akan menjadi partai besar, yang menunjukkan identitas keislaman yang menjamin rasa aman dan damai di manapun berada,” kata Rhoma. (Desastian/Islampos/internasnews)
Comments
0 Comments

0 komentar:

Post a Comment