Senin 13 Juli 2015 waktu Washington, Menteri Pertahanan Ashton Carter
mengungkapkan rencananya menerima calon prajurit yang telah melakukan
transgender untuk bergabung dengan angkatan bersenjata Amerika Serikat.
Dalam keterangannya, Ashton Carter menyatakan bahwa Dephan akan
membentuk komite khusus untuk mempelajari syarat dan ketentuan yang akan
berlaku, dan meminta laporannya dalam 6 bulan kedepan.
“Komite ini akan bekerja untuk menilai mereka apakah mereka yang
melakukan perubahan transgender dapat berkerja normal dan tidak memiliki
dampak dalam efektivitas militer,” ujar Carter seperti dilansir AFP.
Menurut Carter, pemerintah Amerika Serikat harus memberikan
kesempatan yang sama bagi mereka yang melakukan perubahan transgender
sama seperti warga AS lainnya.
Tercatat dalam beberapa tahun terakhir sejumlah tentara AS telah
melakukan perubahan transgender secara diam-diam untuk menghindari
sanksi pemecatan dari kesatuannya. (Alarabiya/Ram/eramuslim)
Wednesday, July 15, 2015
Subscribe to:
Post Comments (Atom)






