Layanan bus Transjakarta tidak beroperasi saat malam takbiran, Kamis
(16/7). Pada hari tersebut, bus transjakarta reguler kemungkinan hanya
akan beroperasi hingga pukul 18.00.
“Beroperasi hingga pukul 18.00 atau 19.00 untuk mengantisipasi padat
dan macetnya jalan karena adanya malam takbiran serta risiko bahaya
petasan,” kata Direktur Utama PT Transjakarta Antonius Kosasih di balai
kota, Selasa (14/7).
Sedangkan untuk layanan bus Transjakarta malam pada hari itu tetap
beroperasi. Dimulai setelah pelaksanaan acara takbiran usai. Yakni,
pukul 23.00 dan berakhir pukul 04.00. Itu berarti dipangkas satu jam
dari biasanya yang beroperasi hingga pukul 05.00.
Untuk layanan bus Transjakarta reguler tanggal 17 Juli atau hari
pertama Lebaran, akan mengalami penundaan pengoperasian. Jika biasanya
mulai beroperasi pukul 05.00, pada hari itu berubah menjadi pukul 09.30.
“Tujuannya untuk memberi kesempatan para pengemudi dan petugas
menjalankan shalat Id terlebih dahulu,” ujar Kosasih. Perubahan jadwal
juga berlaku untuk layanan bus tingkat pariwisata. Kosasih menyebutkan,
pada tanggal 17 Juli, bus tersebut baru akan mulai beroperasi pukul
12.00, menyesuaikan dengan jam buka pusat perbelanjaan di hari raya Idul
Fitri.
“Setelah tanggal 17 Juli, semua layanan bus akan kembali beroperasi seperti biasa,” jelasnya. (rz/jawapos/islampos)
Wednesday, July 15, 2015
Subscribe to:
Post Comments (Atom)






