Warga Mesir turun ke jalanan untuk menandai peringatan tahun kedua
insiden pembantaian Agustus 2013 terhadap kamp protes di Mesir yang
menewaskan ratusan orang, lapor Press TV.
Kota-kota di Mesir menjadi tempat unjuk rasa sebelum dan setelah
shalat Jumat, di mana orang-orang meneriakkan slogan-slogan untuk
mengenang para korban pembantaian.
Demonstran pada Jumat kemarin (14/8/2015) berpawai di kota terbesar
kedua Mesir Alexandria serta kota-kota di seluruh Provinsi Giza,
sementara unjuk rasa juga digelar di provinsi Delta Nil Sharqia,
Qalyubia, dan Kafr el-Sheikh.
Aksi protes serupa juga digelar di Fayoum dan Bani Suef di selatan, dan di Minya di Mesir tengah.
Demonstrasi ini datang dalam menanggapi seruan Ikhwanul Muslimin,
yang mengeluarkan pernyataan resmi pada hari Kamis lalu yang menyerukan
rakyat Mesir untuk menandai peringatan pembantaian Rabaa sebagai Hari
Kemarahan pemberontakan Revolusioner melawan para pembunuh.
Pernyataan demonstran menyebut pembantaian Rabaa sebagai kejahatan
yang dilakukan dengan bantuan kolusi internasional dan regional.
Namun, jumlah orang yang menghadiri demonstrasi pada Jumat kemarin
lebih sedikit dari yang diharapkan, karena banyak warga khawatir adanya
penangkapan dari aparat keamanan Mesir.
(fq/islampos/internasnews)
Sunday, August 16, 2015
Subscribe to:
Post Comments (Atom)






