Uni Eropa hari Jumat kemarin (14/8/2015) mengatakan bahwa Yunani akan
menerima dana darurat tambahan untuk mengatasi lonjakan kedatangan
migran pada saat dunia menghadapi krisis pengungsi terburuk sejak Perang
Dunia II.
“Hari ini dunia menemukan dirinya menghadapi krisis pengungsi
terburuk sejak Perang Dunia Kedua,” kata Komisaris Migrasi Uni Eropa
Dimitris Avramopoulos dalam konferensi pers.
Avramopoulos, berbicara setelah perjalanan ke Athena pada Kamis lalu,
mengatakan Eropa secara keseluruhan sedang berjuang dengan lonjakan
pendatang, dengan situasi di Yunani sangat mendesak mendapat bantuan
pada saat hampir 50.000 orang tiba di sana bulan lalu.
“Apa yang harus kita dan Komisi Eropa lakukan adalah untuk mengatur
sistem dalam menghadapi masalah ini dengan cara yang layak, beradab dan
Eropa,” tambahnya seperti dilaporkan Anadolu Agency.
Badan pengungsi PBB mengatakan jumlah orang yang terusir dari rumah
mereka akibat konflik dan krisis sudah mencapai 50 juta untuk pertama
kalinya sejak Perang Dunia II, dengan Suriah yang paling
menderita.
(fq/islampos/internasnews)
Sunday, August 16, 2015
Subscribe to:
Post Comments (Atom)






