Setidaknya 26 orang tewas dalam serangan bom yang mengguncang wilayah
di dekat gedung akademi polisi Afghanistan di ibukota Kabul, laporan
media mengatakan.
Seorang petugas polisi bernama Mabibullha, mengatakan kepada
Associated Press pada hari Jumat kemarin (7/8/2015) bahwa setidaknya 20
orang calon polisi tewas dalam serangan itu. Seorang petugas polisi yang
tidak disebutkan namanya menambahkan bahwa 25 terluka di antara calon
polisi.
Abdul Jabbar, seorang saksi mata, mengatakan pembom meledakkan
dirinya di dekat Universitas Ustad Rabbani di distrik polisi kelima dari
ibukota Afghanistan.
Penyerang mendekati pintu masuk utama akademi polisi dan berdiri
dengan sekelompok polisi ketika ia meledakkan dirinya, sumber polisi
yang tak mau menyebutkan namanya mengatakan, seperti dilansir Press TV.
Humayum Aini, seorang pejabat senior di Kementerian Dalam Negeri Afghanistan, mengkonfirmasi insiden tersebut.
Belum ada kelompok atau individu yang mengaku bertanggung jawab atas serangan mematikan itu.
Tak lama setelah pemboman mematikan, ledakan keras terdengar di dekat bandara, tapi tidak ada laporan tentang jatuhnya korban.
Perkembangan ini datang hanya beberapa jam setelah serangan bom truk
besar di distrik timur Shah Shaheed Kabul menewaskan 15 orang dan
melukai lebih dari 400 lainnya.
(fq/islampos/internasnews)
Friday, August 7, 2015
Subscribe to:
Post Comments (Atom)






