Saturday, August 15, 2015

Muslim AS Kecam Diamnya Dunia Internasional Atas Pembantaian Rabaa

Kelompok Muslim di AS mengutuk sikap diamnya dunia internasional terhadap rezim Mesir pada peringatan tahun kedua insiden pembantaian Rabaa.

Oussama Jammal, sekretaris jenderal Dewan Organisasi Muslim AS, mengecam pelanggaran yang terus dilakukan di Mesir di bawah rezim Abdel Fattah As-Sisi.

Mengklaim tidak pernah ada penyelidikan terkait pembantaian Rabaa, kepada Anadolu Agency Jammal mengatakan: “Kami bahkan lebih kecewa dengan masyarakat internasional untuk diamnya mereka dan pura-pura ketidaktahuan mereka serta pengabaian mereka atas pelanggaran berat yang terjadi di Mesir.”

“Jika Anda memiliki kekuasaan dan jika Anda dapat melanggar hak asasi manusia, Anda dapat menggunakan kekerasan dan Anda dapat bertahan hidup. Ini adalah pesan yang salah,” tegas Jammal.

Dia menambahkan bahwa keheningan masyarakat internasional yang terus berlanjut telah mengirimkan pesan yang sangat buruk untuk rezim di Mesir.

Naeem Baig, presiden Islamic Circle of North America, menyebut dua tahun As-Sisi berkuasa telah memberikan kesan yang memalukan dan sistem peradilan Mesir berantakan di bawah rezim As-Sisi.

“Mereka (pengadilan) tidak memiliki proses hukum, tidak ada keadilan dan parahnya lagi banyak kekuatan global hanya diam dengan hal itu,” kata Baig kepada Anadolu Agency.

Setelah pemecatan Mursi, hubungan Mesir-AS memburuk, dengan Washington menangguhkan bantuan militer tahunan senilai $ 1,3 miliar ke Mesir. Hubungan bilateral kembali pulih ketika AS mengumumkan dimulainya kembali paket bantuan militer tahunan awal tahun ini.

(fq/islampos/internasnews)
Comments
0 Comments

0 komentar:

Post a Comment