Pemerintah Mesir menolak seruan dari Human Rights Watch (HRW) untuk
adanya penyelidikan internasional terkait atas pembunuhan ratusan
demonstran oleh pasukan keamanan negara itu pada Agustus tahun 2013.
Kementerian Luar Negeri Mesir Sabtu kemarin (15/8/2015) menepis
desakan HRW ke Dewan Hak Asasi Manusia PBB (UNHRC) untuk mendirikan
sebuah komisi penyelidikan internasional atas kematian demonstran di
Rabaa al-Adawiya Square Kairo, lapor Press TV.
“Seruan untuk penyelidikan internasional terkait pembubaran paksa
aksi demonstrasi di lapangan Rabaa merupakan hal yang menggelikan karena
dikeluarkan oleh sebuah organisasi yang tidak pernah menyatakan minat
menyelidiki korban dari tentara, polisi dan korban sipil akibat
terorisme di Mesir,” kata pernyataan pemerintah Mesir.
Kelompok-kelompok HAM sejak lama menuduh pasukan keamanan Mesir
menggunakan kekuatan yang tidak proporsional, membunuh banyak demonstran
tidak bersenjata. Dan HRW mengatakan bahwa pembantaian itu mungkin
merupakan kejahatan terhadap kemanusiaan.
Belum ada polisi atau petugas keamanan yang menghadapi persidangan
terkait atas kematian ratusan demonstran yang ada di Mesir.
(fq/islampos/internasnews)
Sunday, August 16, 2015
Subscribe to:
Post Comments (Atom)






