Beberapa lembaga lokal di Aleppo Suriah telah mulai menggunakan mata
uang lira Turki sebagai alat jual beli. Dewan Pro-oposisi Daerah Aleppo
City menyatakan pada hari Selasa (11/8/2015).
Dewan mengatakan kepada Anadolu Agency bahwa lembaga pro-oposisi mulai melakukan transaksi menggunakan mata uang Turki.
Selama konflik sipil Suriah, nilai mata uang Suriah telah menurun. Pada hari Selasa, satu dolar bernilai 189 pound Suriah.
“Menggunakan mata uang Turki akan menguntungkan warga setempat karena kurang stabil,” kata pedagang Aleppo Rashid Tahvali.
Suriah telah dicengkeram oleh kekerasan sejak rezim Presiden Bashar
al-Assad melancarkan tindakan keras sejak awal tahun 2011. Tindakan
keras cepat memicu perang di mana lebih dari 220.000 orang telah tewas.
(ds/islampos/internasnews)
Thursday, August 13, 2015
Subscribe to:
Post Comments (Atom)






