Kelompok ISIS telah merilis 22 warga Kristen Assyria yang telah
diculik di timur laut Suriah hampir enam bulan yang lalu, sumber
mengatakan seperti dikutip Press TV.
Mantan sandera termasuk 14 wanita, kata Observatorium Assyria untuk
Hak Asasi Manusia, yang memonitor nasib warga Kristen Assyria di Suriah,
pada hari Selasa lalu, menambahkan bahwa kebebasan mereka adalah hasil
dari upaya tak kenal lelah serta negosiasi yang dilakukan oleh Gereja
Assyria Timur di kota Hasakah.
Beberapa pengamat meyakini bahwa para tawanan dibebaskan karena
mereka mungkin telah menjadi beban bagi ISIS karena masalah usia atau
kesehata mereka.
Warga Kristen Assyria yang dibebaskan berada di antara 210 anggota
minoritas Kristen yang diculik oleh ISIS pada bulan Februari pada saat
ISIS menyerbu wilayah Khabur di provinsi Suriah timur laut Hasakah.
Jaringan Assyria untuk Hak Asasi Manusia, mengatakan mereka yang
dibebaskan tersebut dari desa Tal Shamiram dan Tal Jazira di Khabur.
Direktur jaringan, Osama Edward, mengatakan negosiasi sedang
berlangsung dalam upaya untuk membebaskan para sandera tersisa yang
masih ditahan oleh ISIS.
(fq/islampos/internasnews)
Thursday, August 13, 2015
Subscribe to:
Post Comments (Atom)






