Sunday, August 16, 2015

Analisis: Perang Nuklir AS-Rusia Mungkin Saja Terjadi

Penumpukan militer AS di Eropa Timur selama konflik Ukraina dengan Rusia meningkatkan kemungkinan perang nuklir antara Washington dan Moskow, kata seorang penulis dan analis di Chicago.

“Kesempatan untuk konfrontasi militer AS dengan Rusia semakin tumbuh dan meningkat,” kata Stephen Lendman kepada Press TV pada hari Sabtu kemarin (15/8/2015).

“Kedua negara mungkin memiliki 95 persen dari senjata nuklir di dunia dengan sistem pengiriman yang dapat mencapai target dengan tingkat akurasi di mana saja di planet ini,” kata Lendman.

Serangkaian latihan perang rahasia selama musim panas telah menimbulkan kekhawatiran di dalam Pentagon bahwa pasukan AS tidak siap untuk kampanye militer yang berkelanjutan melawan Rusia, lapor The Daily Beast, mengutip pernyataan pejabat pertahanan.

Kepala staf Angkatan Darat AS, Jenderal Ray Odierno, Rabu lalu mengatakan bahwa Rusia adalah ancaman militer untuk Amerika Serikat.

Jenderal itu mengatakan AS harus meningkatkan kemampuannya untuk bergerak cepat ke wilayah tersebut jika diperlukan, dan meningkatkan interoperabilitas dengan pasukan NATO lainnya untuk melawan agresi Rusia.

“Amerika sudah menghabiskan lebih banyak usaha untuk militerisme dan melakukan lebih banyak perang dari negara-negara lain di dunia jika digabungkan,” kata Lendman. “Namun para jenderal dan laksamana AS sepanjang waktu ingin lebih banyak uang untuk membuat lebih banyak perang dan merampok kekaisaran di seluruh dunia, dan Rusia dipandang sebagai ancaman eksistensial Amerika nomor satu.”

“Saya khawatir untuk pertama kalinya dalam hidup saya bahwa perang bisa terjadi antara kedua negara jika perang nuklir dan kehancuran terjadi,” tegasnya.

(fq/islampos/internasnews)
Comments
0 Comments

0 komentar:

Post a Comment