Kelompok militan yang berafiliasi dengan ISIS di Semenanjung Sinai
Mesir mengklaim telah memenggal sandera Kroasia yang mereka culik di
dekat ibukota Mesir Kairo bulan lalu.
Pada hari Selasa lalu, kelompok Wilayah Sinai, sebelumnya dikenal
sebagai Anshar Baitul Maqdis, memposting foto sandera yang tewas ke
Twitter. Korban tewas itu diidentifikasi sebagai Tomislav Salopek,
dengan posisi kepala terpenggal dan diletakkan di atas punggungnya.
Kelompok afiliasi ISIS itu mengatakan sandera Kroasia yang mereka
bunuh karena partisipasi negara sandera dalam perang melawan ISIS,
demikian dilaporkan Anadolu Agency.
Salopek, yang bekerja untuk kantor cabang perusahaan geoscience
Prancis (CGG) di Kairo, diculik pada tanggal 22 Juli di ibukota Mesir.
Kementerian Luar Negeri Kroasia sebelumnya mengatakan dalam sebuah
pernyataan bahwa Salopek diculik saat dalam melakukan perjalanan untuk
bekerja.
Kelompok Wilayah Sinai telah mengeluarkan batas waktu 48 jam yang
berakhir Jumat lalu dan mengancam akan memenggal kepala Salopek jika
tahanan perempuan yang ditahan di penjara Mesir tidak dibebaskan.
Kelompok Wilayah Sinai, yang berjanji setia kepada ISIS November
lalu, juga telah mengaku bertanggung jawab atas pembunuhan beberapa
personel keamanan dan tentara Mesir selama beberapa bulan
terakhir.
(fq/islampos/internasnews)
Thursday, August 13, 2015
Subscribe to:
Post Comments (Atom)






