Perdana Menteri Turki Ahmet Davutoglu mengatakan bahwa masyarakat
dunia harus mendukung perdamaian dan keamanan di Bosnia Herzegovina. Ia
mengatakan hal itu dalam peringatan 1995 Srebrenica genosida, Sabtu
(11/7/2015).
Menurut World Bulletin, upacara ini merpakan peringatan 20
tahun pembunuhan sekitar 8.000 orang Bosnia dan anak laki-laki oleh
paramiliter Serbia selama perang di wilayah bekas Yugoslavia.
Acara ini dihadiri oleh 15 pemimpin negara, termasuk perdana menteri Serbia, presiden Kroasia dan Slovenia.
“Kita perlu mendukung perdamaian dan keamanan di Bosnia and
Herzegovina, karena perdamaian di Bosnia Herzegovina berarti perdamaian
di Balkan, Eropa dan seluruh dunia,” kata Davutoglu.
Ia berbelasungkawa dengan keluarga korban dan menambahkan bahwa “Turki akan selalu ada untuk Srebrenica.”
“Tugas kita adalah untuk tidak pernah lupa dan pada saat yang sama
untuk memastikan tidak adanya budaya kebencian dan balas dendam,” kata
perdana menteri, menambahkan bahwa Bosnia adalah negara dengan perbedaan
etnis dan budaya, yang memiliki “harapan” untuk pembangunan.
Antara April 1992 dan Desember 1995, sekitar 100.000 orang tewas dan
2,2 juta orang mengungsi dalam perang yang ‘pembersihan etnis’. Hingga
50.000 perempuan Bosnia diperkosa. (ds/islampos/internasnews)
Sunday, July 12, 2015
Subscribe to:
Post Comments (Atom)






