Gerakan Perlawanan Islam Palestina “Hamas” menyatakan perang secara
resmi dengan pemerintah Zionis Israel, pasca penyerbuan dan perusakan
yang dilakukan aparat keamanan Yahudi pada Minggu (26/07) pagi.
Dalam pernyataannya selang beberapa jam setelah aksi penyerangan di
Masjid Al Aqsha, Hamas melalui jubir Dr. Sami Abu Zuhri mengatakan,
“Faksi-faksi perjuang Palestina tidak akan berpangku tangan atas
pelanggaran salah satu tempat suci ketiga umat Islam di dunia,” mengacu
pada kemungkinan konfrontasi militer dengan penjajah Zionis Israel.
Dr. Sami Abu Zuhri melanjutkan, “Penyerbuan dan peruskan Masjid Al
Aqsa adalah eskalasi serius dari penjajah Zionis untuk meyahudisasi
masjid. Dan kami menyerukan pemerintah dan faksi perjuang untuk
mengangkat tangan melindungi tempat-tempat suci bagi umat Islam.”
Tercatat 17 Muslim Palestina terluka dan 3 lainnya ditangkap oleh
aparat keamanan Zionis Israel dalam benterokan pada Minggu pagi, yang
dipicu oleh penyerbuan 120 warga Yahudi yang dipimpin Menteri Pertanian
Zionis Israel Uri Ariel untuk memperingati hari runtuhnya Kuil Sulaiman.
(Dostor/Ram/eramuslim/internasnews)
Sunday, July 26, 2015
Subscribe to:
Post Comments (Atom)






