Jaringan Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia kembali merilis
laporan bulanan korban tewas di Suriah selama bulan suci Ramadhan yang
mencapai lebih dari 5.000 orang, termasuk 1.220 warga sipil, 224
anak-anak, dan 178 orang perempuan.
Dalam laporan bulanan yang dikeluarkan pada awal pekan kemarin,
Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia menyatakan bahwa tentara
rezim Bashar Al Assad justru lebih meningkatkan serangan udara mereka
terhadap pemukiman sipil dan basis kelompok pejuang revolusi selama
bulan Ramadhan.
Tercatat 571 warga sipil tewas akibat pemboman pesawat militer dan
helikopter milik rezim pemerintah selama bulan suci Ramadhan, termasuk 9
anak-anak yang tewas kelaparan akibat kurangnya bahan makanan dan air
bersih.
Sedangkan sisanya tewas akibat terjebak konflik antara tentara rezim pemerintah Syiah dengan pasukan pejuang revolusi Suriah.
Sementara itu dikalangan militer Observatorium Suriah untuk Hak Asasi
Manusia sedikitnya mendokumentasikan 775 kematian tentara rezim Bashar
Al Assad beserta 779 milisi Syiah Iran dan Lebanon, sedangkan di jajaran
pejuang revolusi sedikitnya 1680 orang pejuang tewas, termasuk 15 orang
pejuang tanpa identitas, selama perang di bulan Ramadhan 1436 Hijiryah.
(Cnnarabic/Ram/eramuslim)
Thursday, July 23, 2015
Subscribe to:
Post Comments (Atom)






