Minggu 26 Juli 2015, pemerinta Kamerun memutuskan untuk menutup
masjid-masjid dan sekolah Islam di wilayah utara Kamerun, pasca serangan
bom bunuh diri yang menewaskan sedikitnya 19 orang pada Sabtu (25/07)
malam.
Seperti dilansir kantor berita Fox Amerika Serikat menyatakan,
“Pemerintah Kamerun memutuskan masjid-masjid dan sekolah Islam di
wilayah utara pasca serangan bom bunuh diri yang dilakukan oleh
anak-anak berusia dibawah 18 tahun.”
Selain itu pemerintah Kamerun juga membatasi kehadiran anak-anak di
jalanan dan tempat umum, takut adanya serangan bom serupa di kota Maroua
Kamerun utara yang menewaskan sedikitnya 19 orang.
Hingga kini belum ada kelompok bersenjata oposisi pemerintah yang
menyatakan bertanggung jawab atas serangan berdarah tersebut. Akan
tetapi pemerintah Kamerun menduga gerakan bersenjata Boko Haram asal
Nigeria yang menjadi dalang dalam serangan bom terakhir.
(Shorouk/Ram/eramuslim/internasnews)
Monday, July 27, 2015
Subscribe to:
Post Comments (Atom)






