Seorang tentara Thailand dan satu biarawan Buddha tewas dalam
pemboman yang melukai enam orang lainnya Sabtu kemarin (25/7/2015),
dalam serangan terbaru di tengah meningkatnya kekerasan di wilayah
selatan Thailand.
Panya Karawanan, seorang kolonel polisi di provinsi Pattani, mengatakan kepada kantor Anadolu Agency
bahwa bom remote control tersembunyi di tempat sampah di pinggir jalan
meledak ketika tim tentara sedang mengawal biksu yang mengumpulkan
sedekah dan sumbangan dari warga desa.
Mereka yang terluka dalam ledakan di distrik Saiburi termasuk biksu
lainnya, dua tentara dan tiga warga desa yang memberikan sumbangan
kepada para biksu, lapor Anadolu Agency.
Karawanan mengatakan insiden itu memiliki kesamaan dengan serangan
bom yang secara rutin dilakukan oleh gerilyawan selama satu dekade
terakhir di Thailand selatan, di mana Muslim Melayu 80 persen dari
populasi yang ada di sana.
Serangan Sabtu kemarin datang setelah serangkaian penembakan dan
pemboman selama tiga minggu terakhir yang berakhir pada 17 Juli lalu di
Thailand.
(fq/islampos/internasnews)
Saturday, July 25, 2015
Subscribe to:
Post Comments (Atom)






