Tak hanya kepolisian dan TNI, Badan Intelijen Negara (BIN) juga harus
mengusut tuntas insiden Tolikara, Papua. Apalagi sempat beredar kabar
jemaat GIDI memiliki hubungan dengan Israel.
Sekretaris Jenderal Pusat Advoaksi Hukum dan HAK Asasi Manusia
(PAHAM) Rozaq Asyhari meminta aparat intelijen BIN turun tangan
menyelidiki persoalan tersebut. Ini bertujuan agar kesimpangsiuran tidak
semakin meluas.
“Di media sosial kan tersebar informasi bahwa kelompok pembakar
masjid tersebut memiliki kerja sama dengan Israel.Oleh karenanya, BIN
perlu melakukan penelusuran mengenai kemungkinan pengaruh atau
keterlibatan Israel dalam persoalan ini,” kata Rozaq dalam keterangan
tertulis yang diterima ROL.
Menurutnya, semua pihak harus turut berperan mengusut tuntas untuk
mendapatkan akar permasalahan yang sebenarnya menjadi pemicu insiden
yang menyerang umat Muslim ini. Penegakkan hukum harus dilakukan agar
tidak mengesankan pembiaran.
Ia mengutuk keras penyerangan dan pembakaran yang terjadi di Distrik
Karubaga tersebut. Tindakan tersebut dipandang sebagai bentuk teror
terhadap ummat Islam yang sedang menjalankan ibadah.
(muslimdaily/internasnews)
Monday, July 20, 2015
Subscribe to:
Post Comments (Atom)






