Kementrian Haji Arab Saudi tengah menyiapkan program elektronik untuk
pendaftaran jamaah dalam negeri, Senin (27/7/2015), Arab News
melaporkan.
Program tersebut disiapkan untuk melindungi jamaah dari perusahaan-perusahaan nakal dalam hal biaya haji.
Sebuah sumber menyebutkan adanya badan-badan yang tidak transparan dalam hal biaya haji jamaah.
Pelindung umum hubungan masyarakat dan media pelayanan haji Ali bin
Muhammad Al-Ghamdi mengatakan, kementrian telah membentuk tim khusus
dari Universitas Ummul Quro dan King Abdul Aziz untuk menganalisis
pelayanan dan biaya dari badan-badan tersebut.
Sejauh ini kementrian telah mengadakan pertemuan yang dihadiri Bandar
Hajjar, Menteri Haji, Dewan Koordinasi Haji Domestik, dan Komite
Nasional Haji dan Umroh.
Pertemuan lanjutan masih akan terus digelar oleh kementrian sebelum
nantinya tercapai sebuah keputusan mengenai program pendaftaran
elektronik tersebut.
(qi/islampos/internasnews)
Tuesday, July 28, 2015
Subscribe to:
Post Comments (Atom)






