Amerika Serikat pada Rabu kemarin (5/8/2015) melakukan serangan udara
pertama terhadap posisi kelompok ISIS di Suriah dengan penggunaan
pesawat tak berawak dari pangkalan udara di Turki selatan, kata juru
bicara Pentagon Kapten Angkatan Laut Jeff Davis.
Sebelumnya Rabu kemarin, Menteri Luar Negeri Turki Mevlut Cavusoglu
mengatakan bahwa Turki dan AS membuat kemajuan terkait penggunaan
pangkalan udara Incirlik Turki oleh pesawat militer Amerika.
“Pesawat-pesawat AS telah mulai datang dan kami akan segera
meluncurkan perang komprehensif terhadap ISIS,” kata Cavusoglu kepada Anadolu Agency
di Malaysia setelah mengadakan pembicaraan dengan Menteri Luar Negeri
Rusia Sergei Lavrov dan Menteri Luar Negeri AS John Kerry.
Cavusoglu juga menggambarkan kelompok ISIS – yang masih mengontrol
sebagian besar wilayah Suriah dan Irak – sebagai ancaman terbesar ke
wilayah tersebut dan menegaskan bahwa ISIS harus ditangani dengan cara
yang berorientasi pada hasil.
Bulan lalu, Turki setuju untuk mengizinkan militer AS meluncurkan
serangan udara terhadap posisi ISIS dari pangkalan udara Incirlik yang
terletak dekat dengan perbatasan Turki dengan Suriah yang dilanda
perang.
(fq/islampos/internasnews)
Wednesday, August 5, 2015


Subscribe to:
Post Comments (Atom)