Israel dilaporkan telah menyetujui rencana untuk membangun lingkungan
perumahan di atas reruntuhan pemakaman Muslim kuno di Yerusalem Barat.
Koran harian Israel Haaretz melaporkan pada hari Senin (13/7/2015).
“Komite Distrik Yerusalem Perencanaan dan Pembangunan pekan lalu
menyetujui pembangunan 192 unit perumahan, hotel 480 kamar dan pusat
perbelanjaan di atas reruntuhan sebuah pemakaman Muslim bersejarah di
Yerusalem Barat,” kata surat kabar itu.
Menurut pemerintah Israel, kuburan dan tulang-tulang manusia telah ditemukan di kuburan.
Al-Aqsa Foundation for Endowment dan Heritage, sebuah LSM Palestina, mengecam proyek ini.
“Selama bertahun-tahun, Israel terus melakukan Yahudisasi terhadap
Pemakaman bersejarah di Yerusalem,” kata LSM dalam sebuah pernyataan,
dikutip dari Word Bulletin.
“Pemakaman itu akan tetap menjadi bagian dari warisan Islam meskipun
Israel berupaya untuk mendistorsi sejarah Arab dan Islam di Yerusalem,”
tambahnya.
Israel menduduki Yerusalem Timur dan Tepi Barat sejak 1967. Kemudian
mencaplok kota Yerusalem pada tahun 1980, mengklaim sebagai ibukota
negara Yahudi memproklamirkan diri dalam sebuah langkah yang tidak
pernah diakui oleh masyarakat internasional. (ds/islampos/internasnews)
Tuesday, July 14, 2015

Subscribe to:
Post Comments (Atom)






